Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Gempar Jatim mendatangi Kantor DPRD Kota Surabaya menyampaikan protes mengenai air PDAM yang keruh

Wakos Reza Gautama
Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB
Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!
Massa aksi Gempar Jatim saat menyemprotkan air ke dalam halaman Gedung DPRD Kota Surabaya, sebagai bentuk protes pada Perumda Air Minum Surya Sembada, Selasa (8/9/2026). [Suara.com/Dimas Angga]
Baca 10 detik
  • Gerakan Masyarakat Pembela Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Gempar Jatim) mendatangi Kantor DPRD Kota Surabaya menyampaikan protes mengenai air PDAM yang keruh
  • Mereka juga menyoroti  kawasan perumahan yang disebut menggunakan pengelolaan air swasta.
  • PDAM meminta seluruh pihak melihat persoalan secara objektif dan tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa seluruh layanan air di Surabaya bermasalah.

Adipati mempertanyakan dasar pungutan tersebut, termasuk besaran dan aliran penggunaannya. Menurut dia, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai untuk apa retribusi tersebut dipungut dan bagaimana mekanisme pengelolaannya.

"Ini muncul di tagihan. Masyarakat harus tahu peruntukannya ke mana dan alurnya bagaimana," ujarnya.

Ia menilai transparansi menjadi penting karena uang tersebut berasal dari masyarakat dan tercantum dalam tagihan yang dibayarkan pelanggan.

Gempar Jatim kemudian mendesak DPRD Kota Surabaya menjalankan fungsi pengawasan secara lebih aktif.

Baca Juga:Wakil Wali Kota Blitar Pimpin Demo ke Balai Kota: Buntut Dana KONI Mampet

Mereka bahkan memastikan aksi tidak berhenti di gedung parlemen. Massa berencana melanjutkan aksi ke Balai Kota Surabaya dan kantor Perumda Air Minum Surya Sembada.

"Tidak ada kata mundur. Maju terus. Kalau persoalan ini tidak diselesaikan, kami akan kembali melakukan aksi," kata Adipati.

PDAM: Air Surabaya Tak Berjam, Tetapi Tekanan Belum Merata

Menanggapi aksi tersebut, Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada, Louis Andilun Gatu, mengatakan pihaknya memahami tuntutan masyarakat.

Namun, ia meminta seluruh pihak melihat persoalan secara objektif dan tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa seluruh layanan air di Surabaya bermasalah.

Baca Juga:Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa, Warga Panik: Anak-anak Dilarang Pakai Air Keran

"Kita harus fair. Ketika keruh, tidak semuanya keruh," kata Louis.

Ia mengakui masih terdapat pekerjaan besar yang harus diselesaikan PDAM, terutama berkaitan dengan pemerataan tekanan air.

Menurut dia, layanan air di Surabaya pada prinsipnya tidak menerapkan sistem pembagian jam seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain. Persoalannya, tekanan air belum sepenuhnya merata, terutama di sejumlah kawasan bagian utara.

"Kami tidak ada jam-jaman di Kota Surabaya. Yang kami tekankan adalah mungkin tekanan kami belum merata sampai ke utara. Kami sadar dan pahami itu," ujarnya.

PDAM, kata Louis, memiliki target jangka panjang untuk meningkatkan tekanan air agar distribusinya semakin merata. Namun, target tersebut membutuhkan investasi besar dan proses yang tidak singkat.

Ia menyebut perusahaan memiliki keterbatasan sumber daya sehingga peningkatan kualitas dan pemerataan layanan harus dilakukan secara bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak