SuaraJatim.id - Dua warga Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, harus berurusan dengan polisi. Keduanya ditahan di Mapolsek Bantur atas kasus penganiayaan. Dua tersangka yakni Kusno alias Soglo (45) dan Anton Safari (22).
Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Keduanya dijebloskan ke dalam tahanan, karena kasus pengeroyokan.
Korbannya adalah Agus Budiyanto (37), warga Dusun Palung, Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
“Korban dipukuli oleh kedua pelaku menggunakan tangan kosong. Akibat pukulan itu, korban menderita luka memar di kepala, wajah dan pahanya,” ungkap Kapolsek Bantur Ajun Komisaris Yatmo, Selasa (19/3/2019), seperti diwartakan Beritajatim.com.
Aksi penganiayaan terjadi pada Minggu (17/3) petang. Kejadiannya di area Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Bantur. Korban adalah pemilik salah satu warung di tempat wisata tersebut.
Sebelum pengeroyokan terjadi, kedua pelaku nongkrong di warung milik korban. Mereka memesan minuman kopi. Ngobrol hingga berjam-jam.
Begitu warung hendak tutup, korban mengatakan kepada kedua pelaku kalau warungnya akan tutup. Namun ucapan korban ditanggapi lain. Mereka merasa diusir oleh korban, padahal sudah membayar pesanan.
Kedua pelaku lantas merencanakan untuk memberi pelajaran pada korban. Ketika korban pulang berboncengan motor dengan istrinya Titin Sutariyati, langsung diadang oleh kedua tersangka.
Tanpa mengucapkan kata apa-apa, keduanya memukuli dan menendang korban hingga terjatuh dari motor.
Baca Juga: Sandiaga Ditolak di Banyuwangi, Rocky Gerung Bilang Ini
Puas menganiaya korban, keduanya langsung pergi. Sementara, korban yang tidak terima dengan penganiayaan tersebut lantas melaporkan ke Polsek Bantur.
Untuk memperkuat laporannya, korban juga dimintakan visum. Berdasarkan laporan itulah, akhirnya petugas langsung menangkap kedua tersangka di rumahnya masing-masing.
“Pengakuan kedua tersangka mengaku jengkel dan sakit hati dengan korban. Karena merasa diusir ketika sedang nongkrong di warungnya,” kata Yatmo.
Berita Terkait
-
Dimakamkan 31 Tahun Silam, Jasad Ulama Sepuh NU Ini Masih Utuh
-
Petani Terdampak Banjir di Tuban Dapat Ganti Rugi dari Asuransi
-
Lama Meninggal, Kakek Sukimin Tinggalkan Sesuatu yang Bikin Kaget Cucu
-
Sadis! Murid SMA Cekik, Tendang dan Pukul Kepala Sekolah Sampai Babak Belur
-
Mayat Lelaki Bercelana Pendek Dipenuhi Belatung Ditemukan di Sawah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
BRI Dukung Prestasi Atlet Indonesia Peraih Medali SEA Games 2025 Lewat Penyaluran Bonus
-
Tragis Kecelakaan Kereta Api di Bojonegoro, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Argo Bromo Anggrek
-
Detik-detik Truk Muatan Cabai Tabrak Motor di Mojokerto, Seorang Tewas dan Sopir Luka Parah
-
Fakta Baru Skandal Ponpes Bangkalan, Dua Bersaudara Oknum Lora Diduga Lecehkan Santriwati yang Sama
-
Rumah 2 Lantai Terbakar di Simo Gunung Surabaya, 6 Penghuni Luka-luka