Pebriansyah Ariefana
Kamis, 04 April 2019 | 11:59 WIB
Mayat dalam koper. (Suara.com/Agus H)

SuaraJatim.id - Asmara diduga menjadi motif pembunuhan Budi Hartanto, warga Kediri. Budi Hartanto dibunuh dengan sadis, kepalanya dipotong dan tubuhnya dimasukan ke koper.

Polisi hingga kini masih menyelidiki dugaan motif asmara atas pembunuhan Budi Hartanto (28), warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

"Saat ini kita sedang melakukan penyidikan dugaan motif asmara pembunuhan korban Budi Hartanto," tegas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (4/4/2019).

Polisi sudah memeriksa terhadap 12 saksi. Dari kesaksian yang diambil, mengerucut pada satu nama pelaku.

"Nama pelaku sudah kita kantongi. Tapi untuk info lainnya yang berkaitan dengan penyidikan tidak kita buka di media karena kebutuhan penyidik," katanya.

Diketahui, Jenazah Budi Hartanto (28), korban pembunuhan yang mayatnya dimasukan ke dalam koper akhirnya dimakamkan tanpa kepala, Kamis (4/4/2019) pagi. Informasi yang didapat Suara.com, jenazah korban mutilasi tersebut dibawa pulang ke rumah duka di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri sekira pukul 00.01.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat di Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar geger, Rabu (3/4/2019) pagi. Penyebabnya, warga menemukan sebuah koper hitam yang berisi jasad pria tanpa busana.

Mayat dalam koper tersebut ditemukan warga tepat dibawah jembatan. Mayat dalam posisi meringkuk, seolah dipaksakan masuk dalam koper tersebut. Tidak diketahui identitas pasti jenazah, dan penyebab kematiannya. Diduga kuat mayat merupakan korban pembunuhan.

Kontributor : Achmad Ali

Baca Juga: Masih Misterius, Polda Jatim Ambil Alih Mayat Dalam Koper Tak Berkepala

Load More