SuaraJatim.id - Memasuki masa tenang Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar, Jawa Timur mensponsori pembentukan kampung anti politik uang di setiap kecamatan di Kabupaten Blitar.
Ketua Bawaslu Hakam Solahudin mengatakan kampung antipolitik uang dibentuk sebagai upaya mencegah terjadinya politik uang selama proses Pemilu 2019.
"Tapi kampung antipolitik uang ini bukan hanya menjadi upaya preventif politik uang tapi diharapkan juga turut menggugah kesadaran masyarakat agar bersedia berpartisipasi pada jalannya pemilu," ujarnya kepada wartawan, Minggu (14/4).
Hakam mengatakan deklarasi kampung anti politik uang telah dilakukan Sabtu lalu di Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Blitar. Ia mengatakan kampung antipolitik uang melibatkan sejumlah elemen masyarakat khususnya tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Dia menuturkan bahwa pihaknya telah membentuk sebanyak 22 kampung antipolitik uang.
"Jadi setiap kecamatan ada satu kampung antipolitik uang," ujarnya.
Menurut Hakam, mereka yang tergabung dalam kampung antipolitik uang telah berikrar untuk menolak segala bentuk praktek politik uang.
Selain itu, menurutnya, para warga kampung antipolitik uang diharapkan juga melakukan patroli selama penyelengaraan pemilu 2019.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Cegah Politik Uang, Bawaslu Gandeng KPK Awasi Pemilu 2019
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Santri Demo Kejari Gresik, Buntut Pengasuh Ponpes Ditahan dan Jadi Tersangka Korupsi
-
Pemprov Jatim Awasi Dana Hibah Berlapis, APIP hingga BPK Terlibat
-
5 Fakta Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga Sumenep, Sang Ibu Pendarahan
-
Denada dan Ressa Tak Hadiri Sidang di PN Banyuwangi, Kuasa Hukum Ajukan Perbaikan Gugatan
-
Ironi Siswa Digendong Seberangi Sungai di Ponorogo, Jembatan Tak Kunjung Hadir!