SuaraJatim.id - Penjara sepertinya tak bisa membuat Edy Hartono (48) jera melakukan penipuan. Buktinya, meski telah 3 kali dipenjara karena kasus penipuan, Edy kembali ditangkap polisi atas dugaan penipuan dengan modus serupa.
Kali ini, Edy yang merupakan warga Kabupaten Ponorogo kembali ditangkap. Satreskrim Polres Kabupaten Blitar berhasil menangkap tangan Edy saat menerima sejumlah uang dari korbannya berkat laporan yang diberikan korban sebelumnya.
Kapolres Kabupaten Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan bahwa polisi menangkap Edy atas sangkaan menipu warga masyarakat dengan dalih bisa memasukkan korban sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo.
"Kepada korbannya, tersangka mengaku sebagai pejabat di Pemkab Ponorogo dan punya jatah satu pos pegawai tiap kali ada seleksi CPNS," ujar Anis kepada wartawan, Kamis (25/4/2019).
Anis mengatakan operasi tangkap tangan terhadap tersangka berhasil berkat korban, Sutrismiani (53) warga Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memberitahukan kepada polisi rencananya memberikan sejumlah uang kepada tersangka.
"Kami tangkap tangan tersangka waktu penyerahan uang Rp 3 juta di Selopuro oleh korban. Tapi sebelumnya korban sudah memberikan uang sebesar Rp 180 juta," ujar Anis.
Menurutnya, tersangka menjanjikan pada korban akan membantu anak korban menjadi PNS di Pemkab Ponorogo.
Anis mengatakan Edy adalah residivis kasus penipuan dengan modus serupa yaitu mengaku dapat membantu korban lolos seleksi CPNS.
Atas kasus-kasus penipuan sebelumnya, Edy Hartono divonis 18 bulan penjara pada 2007 untuk kasus penipuan di Kabupaten Malang, 2 tahun penjara pada 2011 dan 3 tahun penjara pada 2014 untuk kasus penipuan di Kabupaten Malang.
Baca Juga: Tersangka Penganiayaan Petugas TPS Ditahan Polres Blitar Kota
"Tersangka baru keluar penjara April 2017," ujar Anis.
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Polres Blitar Bagikan SIM C Gratis Kepada 12 Pelajar, Ini Ceritanya
-
Akibat Terbujuk Rayuan Cinta, Sugiarti Rela Membelanjakan Uang Palsu
-
Bikin Kaget Tetangganya, Penjual Tempe Ini Menyambi Jualan Sabu
-
Geger Alquran Jadi Nota Pengiriman Paket, Ini Cerita Sebenarnya
-
Dijanjikan PNS, Puluhan Warga Tangerang Ditipu
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Dekatkan Akses Bahan Pokok Terjangkau
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental