SuaraJatim.id - Warga Kelurahan Pakunden Kecamatan Blitar Jawa Timur dikagetkan dengan penggerebekan seorang warga bernama Sakim alias Iwan Novianto (34), yang sehari-hari bekerja sebagai penjual tempe, oleh polisi setempat.
Penggerebekan dilakukan karena Sakim, ternyata juga menyambi jualan sabu dan pil koplo.
"Di rumah tersangka IN ini kami menemukan sabu-sabu seberat 1,1 gram dan 700 butir pil dobel L atau pil koplo," ujar melayani orang yang membeli narkoba," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Rabu (20/3/2019).
Ade menjelaskan sehari-hari tersangka berjualan tempe di rumahnya. Namun, lanjutnya, berkat kecermatan aparat kepolisian dan bantuan warga, kedok Sakim terbongkar.
"Pelaku sehari berjualan tempe, tapi ternyata dia juga jualan narkoba," ujarnya.
Kini Sakim mendekam di tahanan Polres Blitar Kota. Saat dikonfirmasi wartawan, Sakim membantah telah menjadi pengedar narkoba dan mengaku hanya sebagai pemakaj.
"Sabu dan pil dobel L itu saya konsumsi sendiri, tidak saya jual," kata Sakim.
Ade melanjutkan dari Sakim diperoleh informasi bahwa Sakim mendapatkan sabu-sabu dari seseorang di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Madiun.
Pihaknya, lanjut Ade, kini sedang menyelidiki pemasok narkoba seperti yang dikatakan Sakim.
Baca Juga: Bus TransJakarta Listrik Akan Mengaspal di Jakarta
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Ojek Online Jatim Ancam Duduki Kantor GoJek dan Grab Surabaya
-
Batu-batu Megalitikum Bondowoso yang Diyakini Warga Punya Cerita Mistis
-
Tutup Warung saat Orang Masih Ngopi, Pemilik Warkop Dipukuli
-
Dimakamkan 31 Tahun Silam, Jasad Ulama Sepuh NU Ini Masih Utuh
-
Petani Terdampak Banjir di Tuban Dapat Ganti Rugi dari Asuransi
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit