Salat tarawih kilat di Masjid halaman komplek Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. (Suara.com/ Agus H)
Dliyauddin menerangkan, tradisi salat tarawih cepat tersebut telah berlangsung selama lebih dari satu abad, yaitu sejak era kakeknya, KH Abdul Gofur, yang mendirikan Pondok Pesantren Mambaul Hikam sekitar tahun 1907.
Menurutnya, tradisi tersebut dipertahankan justru agar orang yang sedang menjalankan ibadah puasa dan bekerja di siang hari tetap bisa menjalankan ibadah salat tarawih.
“Seharian berpuasa dan bekerja, kalau salat tarawihnya lama, kapan bisa istirahat? Besok masih harus bekerja dan berpuasa,” ujarnya.
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Tarawih Di Masjid Agung Solo, Jamaah Bisa Pilih 11 atau 23 Rakaat
-
Viral Salat Tarawih Super Cepat, Ini Dampaknya Bagi Tubuh
-
Salat Tarawih di Masjid atau di Rumah? Begini Riwayat Rasulullah
-
Viral, Tim Salat Tarawih 8 Rakaat dan 20 Rakaat Ini Beda Tempat Parkir
-
Kubah Masjid Tersambar Petir, Salat Tarawih Geser ke Serambi
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Bechi Anak Kiai Jombang Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ternyata Diam-diam Bebas
-
Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo
-
Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan