SuaraJatim.id - Fenomena santet atau ilmu hitam bukanlah hal baru di tengah masyarakat Indonesia. Meskipun era telah berganti dan zaman semakin modern, praktik ini diyakini masih eksis hingga saat ini.
Persaingan tidak sehat, rasa iri, dengki, bahkan balas dendam kerap menjadi pemicu seseorang mencari jalan pintas yang keliru, salah satunya melalui jasa paranormal atau dukun.
Dalam budaya tradisional, terdapat berbagai cara untuk menangkal serangan santet, baik dengan metode spiritual, bacaan doa, maupun benda-benda tertentu yang diyakini memiliki daya penangkal.
Dikutip dari YouTube Magenza, kami akan mengulas lima benda yang secara turun-temurun dipercaya mampu menghancurkan sekaligus menangkal santet, disertai cara penggunaannya dan makna spiritual di baliknya.
1. Telur Ayam Kampung
Telur ayam kampung diyakini sebagai salah satu benda yang paling ampuh untuk menangkal santet, khususnya yang dikirim melalui perantara makhluk halus seperti Banaspati. Kepercayaan ini didasarkan pada keyakinan bahwa telur ayam kampung mengandung “kehidupan” dan banyak darah, yang justru disukai oleh makhluk halus sebagai media energi.
Cara penggunaannya adalah dengan memilih telur ayam kampung yang masih utuh dan segar, lalu dicuci bersih dan dibungkus menggunakan kain mori putih. Setelah itu, telur ditanam di depan rumah atau pekarangan tempat usaha. Saat melakukan proses ini, dianjurkan untuk membaca doa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Bila terjadi serangan santet, telur dipercaya akan menyerap energi negatif tersebut dan harus segera dilarung ke sungai.
2. Beras Ketan Putih
Beras ketan putih merupakan bahan makanan yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual dalam menangkal energi jahat. Namun beras yang digunakan harus murni, tidak tercampur dengan jenis beras lainnya. Caranya, satu mangkuk beras ketan putih dimasukkan ke dalam kantong kain mori, kemudian digantung di atas kusen pintu atau jendela rumah bagian luar.
Baca Juga: Dokter Richard Tak Percaya dan Jelaskan Soal Santet Paku, Gus Samsudin Justru Mati Kutu
Bersamaan dengan proses ini, penting untuk membaca doa perlindungan agar energi spiritual dari beras ketan berfungsi maksimal. Jika terdapat indikasi santet, konon beras tersebut akan menghitam atau bahkan terbakar sebagai reaksi dari penyerapan energi jahat.
3. Garam Krosok (Garam Kasar Non-Iodium)
Garam krosok atau garam kasar yang belum melalui proses pemurnian dipercaya mampu menetralisir energi negatif dalam rumah. Caranya adalah dengan menaburkan garam di sudut-sudut rumah sambil membaca doa. Penggunaan garam untuk menangkal energi gaib telah dikenal luas dalam berbagai budaya dan menjadi praktik umum hingga kini.
Menurut kepercayaan masyarakat, apabila santet mencoba masuk, maka akan terjadi ledakan di atap rumah berupa suara aneh seperti pasir yang menimpa genteng. Ini menandakan bahwa santet berhasil ditangkal sebelum masuk ke dalam rumah.
4. Bunga Kantil
Bunga kantil yang dikenal dalam budaya Jawa sebagai bunga yang sarat makna spiritual juga dipercaya dapat menyerap energi gaib, baik positif maupun negatif. Untuk menangkal santet, bunga kantil segar diletakkan di bawah bantal, tempat tidur, lemari, atau area penyimpanan pribadi lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bebas Bersyarat 2 Napi Lapas Blitar Dicabut, Buntut Aniaya Napi hingga Tewas
-
4 WNA Perempuan Pencuri Emas 135 Gram di Surabaya Diciduk, Beraksi Saat Malam Natal
-
Cuaca Ekstrem Mengancam Jawa Timur hingga 20 Januari, Berpotensi Banjir dan Longsor
-
Banjir Bengawan Jero Rendam Puluhan Sekolah di Lamongan, Siswa Dijemput Pakai Perahu
-
Ratusan Tukang Jagal Bawa Sapi ke DPRD Surabaya, Tolak Relokasi RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun