SuaraJatim.id - Ulah Sugito memang tak patut ditiru. Disaat para tetangga khusyuk salat tarawih dan tadarus, pria 56 tahun itu malah sibuk main judi di kebun hampir tiap malam saat bulan puasa. Warga yang gemas akhirnya melapor ke polisi. Sugito akhirnya ditangkap dua hari lalu.
Kasubag Humas Polres Blitar, Jawa Timur, Iptu M Burhanuddin mengatakan, polisi mengetahui kebiasaan judi Sugito setelah mendapat laporan dari warga sekitar tempat tinggal Sugito di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro.
"Warga merasa terganggu, lantaran hampir tiap malam di bulan puasa tersangka menggelar judi dadu di pekarangan," ujar Burhanuddin, Sabtu (18/5/2019).
Menurut Burhan, ketika polisi menggerebek arena judi yang digelar Sugito di sebuah pekarangan semua peserta judi lari tunggang langgang. Sehingga tinggal Sugito seorang diri yang selama ini memang dikenal sebagai bandar judi dadu.
Polisi menangkap Sugito beserta barang bukti uang sebesar Rp 959.000 dan sejumlah peralatan judi dadu yang dikenal warga setempat dengan istilah judi klothok.
Lucunya, salah satu peralatan judi yang digunakan Sugito adalah perabot dapur milik istrinya, yaitu sebuah dandang yang biasa digunakan untuk menanak nasi. Dandang tersebut digunakan Sugito untuk menutup tiga buah dadu saat dikocok.
"Saya ambil dandang di dapur, yang penting bisa menutup dadu waktu dikocok," ujar Sugito.
Selain dandang dan dadu, terdapat juga satu lembar matras ukuran sekitar 50 cm persegi yang digunakan peserta judi memasang taruhannya pada gambar yang ada di matras tersebut. Gambar yang ada di matras tersebut juga ada di dadu, seperti gambar celeng (babi hutan), ikan, dan gambar kambing.
Polisi juga menyita sebuah lampu teplok, lampu jadul dengan sumbu dan bahan bakar minyak tanah yang digunakan untuk penerangan judi yang digelar Sugito.
Baca Juga: Nasib Apes Pemuda Blitar Usai Olok-olok 2 Perguruan Pencak Silat di Medsos
Akibat perbuatannya, kini Sugito mendekam di tahanan Mapolres Kabupaten Blitar guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Nasib Apes Pemuda Blitar Usai Olok-olok 2 Perguruan Pencak Silat di Medsos
-
Video Esek-esek Gadis Berhijab di Blitar Muncul di Situs Porno Amerika
-
Viral Video Mesum Gadis Jilbab saat Ramadan, Polisi Tangkap Satu Pemain
-
Bolak-balik Masuk Bui, Edy Kembali Tipu Dengan Modus Loloskan CPNS
-
Polres Blitar Bagikan SIM C Gratis Kepada 12 Pelajar, Ini Ceritanya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun