SuaraJatim.id - Semasa hidup, KH Tholchah Hasan selain dikenal sebagai Mustasyar (penasihat) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga melekat sebagai sosok pendidikan.
Kelahiran Tuban Tahun 1936 silam itu kerap disebut sebagai seorang tokoh yang multidimensi. Selain menjadi tokoh pendidikan, ia dikenal sebagai pegiat organisasi yang tekun dan seorang tokoh yang aktif di pemerintahan. Mantan Menteri Agama era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini juga tokoh utama yang mendirikan Universitas Islam Malang (Unisma).
Hal ini diungkapkan Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Masykuri Bakri. Selain sosok ulama dan juga mantan menteri, almarhum juga dikenal sebagai tokoh pendidikan. Bahkan disebut telah mewakafkan diri di dunia pendidikan. Terbukti dengan perannya sebagai pendiri kampus NU itu dan menjabat sebagai Ketua Dewan pembina Unisma.
"Beliau Ketua dewan pembina sekaligus pendiri Unisma. Beliau sendiri sudah bilang telah melangkahkan kaki di dunia pendidikan," kata Masykuri.
Ia melanjutkan, paling diingat petuah almarhum agar warga, baik kalangan Nahdliyyin (sebutan warga NU) maupun golongan lainnya untuk tetap rukun dalam menyikapi berbagai hal atas kondisi yang berkembang di masyarakat.
"Semuanya (diminta) menjaga ketentraman, terutama di dunia pendidikan. Beliau ini orang yang selalu memberikan solusi dan alternatif-alternatif," kenangnya.
Untuk diketahui, KH Tholchah Hasan meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang, Jawa Timur pukul 14.10 WIB, Rabu (29/5/2019).
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Sebelum Dimakamkan, Mantan Menteri Agama Era Gus Dur Disalatkan Tiga Kali
Berita Terkait
-
Sebelum Dimakamkan, Mantan Menteri Agama Era Gus Dur Disalatkan Tiga Kali
-
Tutup Usia, Menteri Agama Era Gus Dur Tolchah Hasan Dimakamkan Usai Tarawih
-
Menjadi NU Tak Cuma Sebatas Qunut dan Tahlil
-
Usai Rusuh Jakarta, NU Cirebon: Kembalilah Bersatu untuk NKRI
-
NU: Jihad Itu Sejatinya Membangun Bangsa, Bukan Cuma Perang
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persela Dipaksa Deltras FC Berbagi Poin di Surajaya
-
Pamit Tanpa Sepatah Kata, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tenggelam di Saluran Irigasi
-
Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
-
BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026
-
Nilai Merek USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia