SuaraJatim.id - Untuk menghitung kerugian dugaan korupsi di tubuh Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT Yekape, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akan menggandeng Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jatim.
Aspidsus Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi menyampaikan permohononan untuk menelusuri aset yayasan itu sudah disetujui BPK.
Hingga saat ini, berapa kerugian kasus yang dikatakan megakorupsi itu belum terhitung keseluruhan. Dugaannya kerugiannya akibat korupsi di yayasan itu mencapai miliaran rupiah.
"Untuk mengitung, kami akan menggandeng BPK. Kami sudah sampaikan dan BPK mengiyakan," kata Didik di Kejati Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (20/6/2019).
Baca Juga: Diperiksa Selama Dua Jam, Risma Dicecar 14 Pertanyaan Oleh Penyidik Kejati
Penanganan kasus yang melibatkan eks pejabat di kursi, Didik mengaku jaksa mengalami kesulitan. Pasalnya, selain umur, pendengaran para saksi juga sudah mulai berkurang.
"Untuk menangani kasus ini memang sangat luar biasa. Kami harus mendatangkan orang yang sudah tua-tua. Umurnya ada yang 80 tahun bahkan lebih. Ada juga yang pakai alat pendengaran," terangnya.
Terkait kasus ini, petugas Kejati Jatim turut memanggil Wali Kota Surabaya, Tri Tri Rismaharini, siang tadi. Jadwal pemeriksaan itu dilakukan karena kejaksaan ingin menggali keterangan Risma sebagai pelapor.
Risma sendiri telah memenughi panggilan tersebut. Dia tiba digedung Kejati Jatim sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Risma Penuhi Pemanggilan Penyidik Kejati Dalam Dugaan Kasus Korupsi YKP
Berita Terkait
-
Ali Asyhar Tak Dekat Kekuasaan Bisa Jadi Kepala BPK Jakarta, Pramono Anung Heran: Siapa yang Bisikin?
-
Masih Ada Potensi Besar, BPK Mau Usut Kerugian Negara Kasus Korupsi Pertamina
-
Danantara Tak Bisa Diaudit KPK dan BPK, Mahfud MD Cemas: Kok Bisa Institusi Tak Bisa Diawasi?
-
Risma-Gus Hans Resmi Ajukan Gugatan Sengketa Pilkada Jatim ke MK
-
Tri Rismaharini Sebut Akan Tekan Anak Buah Ketika Menerima Penghargaan Agar Tak Puas Diri
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Viral Video Detik-detik Longsor di Jalur Cangar Terjang Mobil yang Sedang Melintas
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025