SuaraJatim.id - Pihak sekolah MAN 3 Jombang, Jawa Timur membenarkan telah menghancurkan puluhan HP siswa yang kedapatan dibawa ke area Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang. Alasannya, anak didik diharamkan memakai alat komunikasi selama menempuh pendidikan dan sudah menjadi peraturan di pondok pesantren.
Dalam video yang beredar di media sosial sebelumnya, nampak sejumlah pria berpeci hitam memegang palu. Di hadapannya terdapat meja yang penuh dengan smartphone dari berbagai merek. Kemudian salawat burdah berkumandang. Seiring dengan itu, pria berpeci itu mengayunkan martil berkali-kali ke arah deretan smartphone yang ditata sedemikian rupa.
Wakil Kepala Kesiswaan MAN 3 Jombang Syifak Malik mengatakan, hal itu dilakukan pihak sekolah saat masa orientasi siswa beberapa waktu lalu. Smartphone yang dihancurkan menggunakan palu adalah hasil rampasan dari siswa.
Pemusanahan itu, lanjut Syifak, merupakan bentuk transparansi atas barang-barang yang disita sekolah.
“Sekaligus untuk menghindari fitnah. Makanya, penghancuran HP ini disaksikan seluruh guru dan murid,” kata Syifak seperti diberitakan beritajatim.com - jaringan Suara.com, Sabtu (6/7/2019).
Syifak yang juga Sekretaris Yayasan Bahrul Ulum ini menjelaskan, peraturan tentang larangan membawa HP selama menempuh pendidikan di pesantren sudah lama diterapkan. Bahkan, wali santri juga menyepakati aturan tersebut.
“Makanya kami tidak mempermasalahkan jika ada pihak luar yang mengkritik kebijakan ini. Karena hal tersebut merupakan kearifan lokal yang dibangun oleh Yayasan. Proses belajar santri akan terganggu jika masih memakai HP,” pungkas Syifak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau
-
Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao