SuaraJatim.id - Berwisata di alam terbuka sembari mempelajari sejarah masa silam, tentunya akan menjadi nilai tambah destinasi wisata yang menjadi andalan suatu daerah.
Seperti destinasi Goa Selomagleng yang berada di Kota Kediri, Jawa Timur. Salah satu destinasi wisata populer di Kota Tahu ini ternyata memiliki keunikan dan patut dijelajahi pelancong yang singgah atau sengaja mengunjungi Kediri.
Goa Selomagleng memiliki keunikan tersendiri dibanding goa pada umumnya. Goa tersebut terbentuk dari batuan andesit yang tampak hitam besar sehingga terlihat mencolok dari kejauhan.
Obyek wisata yang berada di Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto kota Kediri, terlihat sepintas tak ada yang istimewa. Namun, keunikannya akan terlihat saat mendekati pintu goa.
Beberapa meter di bawah mulut goa, terdapat bongkahan batu yang berserakan. Sebagian di antaranya terdapat semacam pahatan sebagai penanda goa tersebut pernah dihuni manusia.
Selain itu, material batuan andesit menjadikan goa tersebut kedap air. Tak heran jika di Goa Selomagleng tak ada stalagtit maupun stalagmit yang umum dijumpai pada goa-goa alam.
Di dalam goa tersebut pengunjung akan disuguhkan tiga ruangan, dari pintu masuk langsung menuju ruangan utama yang tidak begitu lebar dengan satu pintu kecil di sisi kiri dan kanan untuk menuju ruangan lain di dalam goa.
Seorang pengunjung, Andi mengaku sengaja datang ke Goa Selomagleng karena di tempat tersebut banyak cerita sejarah yang bisa dipelajari.
"Di sini bisa belajar tentang sejarah zaman kerajaan dahulu, cerita tentang dewi Kilisuci bertapa di tempat ini," kata Andi kepada Timesindonesia.co.id-jaringan Suara.com, baru-baru ini.
Baca Juga: Menikmati Wisata Kawah Sikidang Dieng
Menurut cerita yang beredar, Dewi Kilisuci adalah putri mahkota Raja Erlangga yang menolak menerima tahta kerajaan yang diwariskan kepadanya. Dia lebih memilih menjauhkan diri dari kehidupan dunia dengan cara melakukan tapabrata di Gua Selomangleng.
Andi menambahkan, selain goa, di kompleks wisata ini pengunjung bisa belajar juga mengenai peninggalan lintas kerajaan dahulu yang ada di museum Airlangga.
"Mulai peninggalan kerajaan Kadiri, Singosari, Majapahit ada di Museum Airlangga," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Dulu Indah, 4 Destinasi Ini Sekarang Rusak Akibat Instagram
-
Sepi Peminat, Begini Cara Menarik Milenial Berwisata Sejarah dan Budaya
-
Bukit Paralayang Watugupit, Spot Terbaik Melihat Sunset di Yogya
-
Pengelola Umbul Ponggok Raup Rp 100 Juta Per Hari Selama Musim Libur
-
Tempat Wisata di Kediri, dari Gunung Kelud sampai Taman Kelir
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya