Polresta Denpasar Bali merilis penangkapan tersangka PBW alias Gustu (33) pembunuh sales promotion girl bernama Ni Putu Yuniawati (39). [Beritabali]
Berawal dari Mobil
Diduga kuat, tewasnya Yuniawati akibat masalah pembagian penjualan mobil Ertiga warna putih bernopol DK 1988 HA.
Sebab, dalam penginapan itu diketahui keduanya sempat berbincang-bincang mengenai uang hasil penjualan mobil. Keduanya bertengkar mulut, demikian seperti yang belakangan diakui Gustu.
Korban marah karena tidak puas mendengar penuturan tersangka terkait hasil penjualan mobil. Perempuan itu emosi dan menampar tersangka. Tidak terima ditampar, tersangka emosi dan menghabisi nyawa korban, memiting leher hingga lemas dan membekap mulut korban dengan handuk.
Berita Terkait
-
Bilang Tak Puas 2 Kali Main, Ini Kronologi Ni Putu Yuniawati Dibunuh Gigolo
-
Bunuh SPG, Gigolo: Sudah 2 Kali Main di Ranjang Dia Protes Tak Puas
-
Pistol Milik Polisi Raib Digondol Maling saat Sembahyang
-
Gara-Gara Senggol Kendaraan, Orang Ini Nekat Pukul Sopir Sales Air Mineral
-
Jemaat yang Obrak-abrik Gereja Katolik Denpasar Derita Depresi Akut
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh