SuaraJatim.id - Hari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -74 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 413 narapidana Lapas Wanita Klas IIA Malang mendapat remisi alias pengurangan hukuman, Sabtu (17/8/2019).
Tiga di antaranya adalah napi kasus tindak pidana korupsi.
Ketiga napi koruptor tersebut, yakni Wiwik Dwi Setyowati yang terjerat dalam kasus korupsi di Dinas Pasar Pemkot Malang mendapatkan remisi tiga bulan. Kemudian, Mimin Sulasmini, napi kasus korupsi di lingkungan Kantor Koperasi dan UKM Pemkot Batu mendapatkan remisi dua bulan.
Terakhir, napi Lies Indra Cahya kasus korupsi sewa tanah bengkok Kelurahan Sedayu Turen Kabupaten Malang mendapatkan dua bulan remisi.
Menurut Kepala Lapas Wanita Klas IIA Malang Ika Yusanti, ketiga napi kasus korupsi tersebut mendapatkan remisi karena telah memenuhi persyaratan.
Diantaranya, memenuhi dokumen atau administrasi berupa kutipan vonis dan berita acara pelaksanaan pidana atau eksekusi dari kejaksaan.
Terkait tindak pidana tertentu yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99, harus ada tambahan persyaratan, yakni mendapatkan surat keterangan dari pihak penyidik, apakah yang bersangkutan bekerjasama selama proses penyidikan.
"Syarat utama berkelakuan baik, tidak pernah melakukan pelanggaran-pelanggaran tata tertib. Sepanjang bersih dari itu, mereka akan mendapatkan remisi," kata Ika.
Ika juga menegaskan tidak ada praktik jual beli remisi di lembaga pemasyarakatan.
Baca Juga: Dapat Remisi Bebas, Maradona dan Napi Lain Sujud Syukur Depan Lapas
"Remisi tidak ada jual beli, semuanya nol rupiah, katanya yang uangnya banyak dapat remisi itu tidak benar. Pokoknya berkelakuan baik pasti dapat remisi," katanya.
Berikut ini rincian penerimaan remisi umum, Kemerdekaan RI tahun 2019 Lapas Wanita Klas IIA Malang,
Remisi 1 bulan sejumlah 31 narapidana
Remisi 2 bulan sejumlah 135 narapidana
Remisi 3 bulan sejumlah 117 narapidana
Remisi 4 bulan sejumlah 69 narapidana
Remisi 5 bulan sejumlah 51 narapidana
Remisi 6 bulan sejumlah 8 narapidana
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rekor MURI Esther Irawati: Profesor AI Perempuan Termuda RI yang Perangi Hoaks Lewat Mata Digital
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan
-
Siswi di Pamekasan Melahirkan Bayi Tak Bernyawa, Pelaku Ayah Kandung Sendiri
-
BRI Optimalkan Potensi Emas Indonesia Melalui Holding Ultra Mikro