SuaraJatim.id - Polres Mojokerto akhirnya menetapkan santri senior berinisial WN (17) sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap santri berinisial AR (17) di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum, Jawa Timur. WN merupakan warga asal Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Solikhin Fery membenarkan bahwa pihaknya sudah menetapkan tersangka dalam kasus penganiayaan santri tersebut.
“Sudah kita tetapkan satu orang, pelaku anak,” ujar Fery seperti diberitakan Beritajatim.com - jaringan Suara.com, Kamis (22/8/2019).
Dugaan penganiayan berat hingga berujung tewasnya seorang santri berinisial AR (17) tersebut akhirnya dinaikkan ke penyidikan.
Fery menuturkan, empat orang saksi sudah diperiksa Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto pasca kejadian.
Peningkatan status tak lepas dari hasil penyelidikan sekaligus gelar perkara yang dilakukan penyidik dalam kurun waktu 1×24 jam, pada Rabu (21/8/2019) kemarin. Korban mengalami luka pada bagian kepala belakang dan tengkorak kepala pecah.
Untuk diketahui, AR meninggal saat menjalani perawatan di RSI Sakinah, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo dilakukan proses otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Alasannya, karena diduga korban keluar pesantren tanpa izin. Ditambah hasil otopsi korban meninggal, akibat luka di kepala. Tengkorak belakang pecah,” pungkasnya.
Baca Juga: Artis Kriss Hatta Ditangkap Polisi karena Kasus Penganiayaan
Berita Terkait
-
Diduga Tewas Dianiaya Senior Ponpes, Tengkorak Santri AR Pecah
-
Disiksa Pasangan Kumpul Kebo, Bokong Meri Semalaman Dipecut Kabel Listrik
-
Disantroni Pria Sakit Jiwa, Buruh Pandai Besi Kepala Dibacok, Gigi Rontok
-
Viktor Aniaya Guru Agama Pakai Asbak hingga Tengkorak Retak
-
Tangan Remuk Dipalu Bos Kelab Malam, Korban Hadirkan 2 Saksi Mata ke Polisi
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM
-
Gubernur Khofifah Sampaikan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya Saat Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81Jatim
-
Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
-
Cak Ji Sentil Kader PDIP Surabaya: Salah Sedikit, Nama Partai Jadi Taruhan!
-
Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persela Dipaksa Deltras FC Berbagi Poin di Surajaya