SuaraJatim.id - Seorang pemuda berinisial UA (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Hal tersebut membuat geger warga Kampung Blokang RT 06/03 Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Bekasi.
Jasad UA ditemukan oleh pengendara motor dalam kondisi tergantung di pondasi lapak palet. Peristiwa itu kemudian di laporkan kepada warga setempat.
"Sudah dalam keadaan tewas, di lapak palet. Pemilik konter handphone yang berada di sebelah lapak palet kemudian menindaklanjuti laporan itu kepada petugas," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi pada Selasa (3/9/2019).
Peristiwa gantung diri itu sempat membuat warga setempat geger. Petugas belum dapat menggali motif aksi bunuh diri pemuda kelahiran Pasuruan, Jawa Timur, itu.
"Motifnya tidak tahu, tidak ada surat wasiat juga. Kami tidak melakukan autopsi karena permintaan keluarga," ungkap Sunardi.
Alasan keluarga tidak memberikan kesempatan petugas kepolisian melakukan autopsi lantaran keluarga AU mengaku telah mengikhlaskannya.
"Keluarganya sudah ikhlas dan menganggap kejadian ini sebagai musibah," katanya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Baca Juga: Gantung Diri, Paijan ke Istri: Aku Pergi, Tolong Titip Anak-anak
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun dan Siap Dorong Pertumbuhan Berkualitas
-
Permainan Licin Pokmas Boneka: Siasat Ketua DPRD Magetan cs Manipulasi Dana Pokir Ratusan Miliar
-
Meski Pengemudi Ojol Sudah Memaafkan, Nasib Oknum Polisi di Situbondo Kini Ditangani Propam
-
Pasutri Lumajang Tertipu Rp80 Juta Demi Pangkas Antrean Haji 11 Tahun
-
Misteri Cinta Segitiga di Rusun Sombo: Pria Surabaya Tewas Berlumur Darah di Tangan Saudara Sendiri