SuaraJatim.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan siswa menyusul adanya rencana aksi serentak penolakan RKUHP dan UU KPK di Kota Pahlawan tersebut.
Kepala Dispendik Kota Surabaya Ikhsan membenarkan adanya edaran tersebut. Ikhsan mengemukakan surat tersebut berlaku bagi seluruh sekolah yang ada di Kota Surabaya.
"Kami minta kepada masing-masing sekolah untuk mengarahkan siswa belajar dan menyelesaikan tugas mata pelajaran di rumah masing-masing," ujarnya, Rabu (25/9/2019) malam.
Diakui Ikhsan, langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi bagi keselamatan siswa untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
"Kami sudah layangkan surat edaran (libur) yang dikirimkan ke sekolah-sekolah," katanya.
Dalam surat berkop Dinas Pendidikan nomor 420/11482/436.7.1/2019 disebutkan adanya imbauan dari Kepala Dispendik untuk menyelenggarakan peserta didik belajar di rumah masing-masing.
Berikut isi imbauan surat tertanggal 25 September 2019.
Sehubungan dengan adanya kegiatan unjuk rasa pada hari kamis 26 September 2019 bersama ini diminta kepada saudara mengarahkan peserta didik untuk belajar dan menyelesaikan tugas mata pelajaran di rumah masing-masing.
Demikian pemberitahuan ini disampiakan untuk dilaksanakan dan dipedomani dengan baik. Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Baca Juga: Beda Aksi Mahasiswa 1998 dengan 2019: Gembira Ria Lawan Penguasa
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Polisi Pastikan Tak Ada Korban Meninggal dalam Aksi Mahasiswa di Solo
-
Aksi Mahasiswa di Gedung DPR, Rektor UI Sampaikan Imbauan Ini
-
Unesa: Aksi Mahasiswa di Luar Tanggung Jawab Institusi
-
Aksi Mahasiswa di Tasikmalaya, Gapura DPRD Roboh dan Kaca Gedung Pecah
-
Beredar Seruan Aksi Mahasiswa, Unair: Monggo-monggo Saja
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial
-
Gagal Total! Aksi Nekat Pengunjung Lapas Porong Sembunyikan Ekstasi di Dalam Mulut
-
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Penjara
-
Gunung Gombak Membara 8 Jam: Api Nyaris Jilat Rumah Warga, 15 Hektar Ludes Jadi Abu
-
Horor di Sampang: Bocah Di bawah Umur Digilir 27 Predator, 14 Pelaku Masih Berkeliaran