SuaraJatim.id - Suwoto, lelaki asal Desa Madulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik terpaksa ditangkap aparat kepolisian karena telah tega membacok menantunya bernama Erna (47) hingga tewas. Selain itu, lelaki berusia 56 tahun itu juga menganiaya istrinya, Kamsinga (54) dengan sebilah arit.
Peristiwa ini terjadi saat anak tersangka Syaiful Arif mengajak istrinya ke rumah orang tuanya. Saat itu, Syaiful sedang duduk di ruang tamu menunggu sang istri. Namun, tiba-tiba dia mendengar teriakan istrinya kesakitan, dan dilihat di lehernya sudah mengeluarkan darah.
Selanjutnya, Syaiful menggandeng istrinya yang kesakitan ke luar rumah untuk menyelematkan diri. Sewaktu keluar rumah bertemu ibu kandungnya yang bernama Kamsinga. Saat itu, Kamsinga sempat bertanya ada kejadian apa.
Kemudian, Suwoto ke luar rumah sambil menenteng senjata tajam dan langsung membacok istrinya.
Akibat kejadian tersebut, Erna meninggal saat dibawa ke Puskesmas Mentaras Dukun, sementara Kamsinga yang mengalami luka parah di bagian punggung lalu dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, ada dugaan tersangka mengalami gangguan jiwa. Sebab, sebelumnya pernah dibawa ke RS Jiwa Menur Surabaya.
"Saat ini korban dan tersangka ada di Puskesmas Mentaras Dukun, Gresik,” katanya seperti dikutip Beritajatim.com, Senin (7/10/2019).
Ia menambahkan, pelaku memang memiliki gangguan jiwa. Nah, saat ditangkap pelaku ditembak di pahanya sebanyak dua kali. Hal itu dilakukan karena pelaku membawa sabit dan warga tidak berani mendekat.
“Berdasarkan laporan keluarga, pelaku memang 20 tahun mengalami gangguan jiwa. Saat kambuh memang kerap kali marah-marah dan pertama kali ini melakukan pembunuhan,” imbuhnya.
Baca Juga: Paman Bunuh Ponakan di Kebun, Dodi Tikam Balita Selin Sambil Mengoceh
Berita Terkait
-
Paman Bunuh Ponakan di Kebun, Dodi Tikam Balita Selin Sambil Mengoceh
-
Ponakan Ditidurkan di Kebun lalu Ditusuk-tusuk, Dodi Idap Penyakit Aneh
-
Konflik Cinta Segitiga, Tukang Becak di Jombang Terancam Hukuman Mati
-
Bunuh Ojol di Warung, Erwanto Sempat Bayar Mi Instan Sebelum Kabur
-
Polda Jatim Tangkap Komplotan Pembunuh Sales Motor di Pasuruan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung
-
Bertaruh Nyawa Padamkan Bromo: Sekuriti Hotel Itu Akhirnya Gugur
-
BRI Dukung Pengembangan Talenta Muda Indonesia Melalui Magang Nasional 2026
-
BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas
-
Isu Uang Damai Kasus Narkoba Menggoyang Surabaya: Polisi Bantah Lepaskan 2 Pria Asal Peneleh