SuaraJatim.id - Warga Desa Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo memaklumi kelakukan Nasir (45) yang membongkar makam dan membawa pulang jenazah ibunya, Sumarto (70).
Kekinian, kepolisian maupun kepala desa telah melupakan kasus tersebut.
Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurnianto bahkan menyampaikan, kasus pembongkaran makam yang sempat menghebohkan warga sekitar telah selesai karena warga memaklumi kondisi Nasir.
"Sudah selesai. Warga memaklumi karena memang Nasir memiliki kelainan (gila). Kinj jenazah sudah dikembalikan dengan layak dan disaksikan perangkat desa, warga juga pihak kepolisian," jelasnya, Selasa (15/10/2019).
Untuk diketahui, Nasir adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Sebelum meninggal, Sumarto menderita sakit dan sempat dirawat di rumah Sul, anak tertua Sumarto.
Setelah meninggal dan dimakamkan kurang lebih 38 hari yang lalu, Nasir mendapat mimpi. Sumarto mengatakan kangen dengan Nasir melalui mimpi. Tepat hari Jumat (11/10/2019), kemudian Nasir membongkar makam ibunya dan jenazahnya dibawa pulang ke rumah.
Setelah berada di rumah lebih kurang dua hari, Sul tahu dan meminta Nasir mengembalikan jenazah ibunya. Nasir pun bersedia lalu membawa dan memakamkan kembali jenazah ibunya dengan disaksikan warga.
Pembongkaran tersebut sempat direkam warga setempat dan menghebohkan jagat media sosial (medsos) lainnya. Dalam tayangan video berdurasi 2 menit 38 detik.
Dalam tayangan video yang beredar, di atas liang lahat terlihat tumpukan daun pisang yang menutupi jasad Sumarto.
Baca Juga: Bongkar Kuburan Ibunya karena Kangen, Nasir Ternyata Idap Gangguan Jiwa
Sejumlah warga setempat yang melihat, penuh haru. Seorang pria warga setempat sedang membuka daun pisang dan mengambil mayat Sumarto, dengan kondisi tak dikafani.
Kemudian pria yang sudah usia lanjut itu memasukan lagi mayat itu ke liang lahat, dengan ditutupi kain kafan dan daun pisang itu, serta memasang kembali kayu untuk menutupi mayat.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya