SuaraJatim.id - Kabupaten Gresik yang identik dengan sebutan Kota Wali, tidak bisa dilepaskan begitu saja dari salah satu wilayah penting dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa, bahkan Indonesia.
Banyak peninggalan bersejarah dari dua wali penyebar Islam yakni, Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim, serta tokoh penyebar agama Islam lainnya yang kini tersimpan di Museum Giri Kabupaten Gresik.
Dalam Museum Giri, pengunjung akan lebih banyak melihat berbagai benda peninggalan Sunan Giri seperti sajadah, surban, alquran kuno, pelana kuda, rebana hingga Keris Kalam Munyeng.
"Benda milik Kanjeng sunan giri kita tempatkan di lantai dua, ada Alquran kuno, Sajadah, Surban, Pelana Kuda, Rebana, sebuah keris legendaris bernama Kala Munyeng dan tombak serta senjata lain milik kerajaan Giri Kedaton," kata Seorang staf di Museum Giri, Bambang Suprapto kepada Suara.com pada Selasa (29/10/2019).
Bambang melanjutkan selain menyimpan koleksi benda-benda bersejarah miliki Sunan Giri, ada juga peninggalan beberapa tokoh-tokoh penyebar agama Islam di wilayah kabupaten Gresik saat itu.
Seperti Beduk kuno hibah dari Masjid Pesucinan Leran Manyar, fragmen alquran yang berbahan kertas dari Eropa dengan tinta dari Cina, guci kuno dan lainnya. Selain itu juga ada sajadah yang biasa digunakan Sunan Giri untuk salat yang berasal dari Timur Tengah.
Meski begitu, kebanyakan pengunjung merupakan para peziarah makam Sunan Giri yang rata-rata orang luar kota Gresik. Selain itu, ada juga wisatawan dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Tiongkok dan Perancis.
"Sehari kurang lebih sekitar 10 sampai 15 pengunjung yang datang ke museum. Kebanyakan para peziarah makam Sunan Giri. Kadang ada juga turis dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Tiongkok dan Perancis," jelasnya.
Nama museum Giri sendiri diberikan untuk mengenang salah satu tokoh walisongo penyebar Islam di wilayah Gresik dan sekitarnya yakni Sunan Giri yang mampu menjadikan Gresik menjadi sebuah kerajaan Islam Giri Kedaton juga kota bandar dagang dan pusat budaya pesisir hingga kini.
Baca Juga: Longsor di Gresik, Situs Bersejarah Makam Paman Sunan Giri Rusak Berat
Museum Giri diresmikan pada tahun 2003. Awalnya, museum Giri berada di jalan Pahlawan dekat dengan makam tokoh wali songo Maulana Malik Ibrahim, kemudian oleh pemkab Gresik dipindah ke komplek makam Sunan Giri pada tahun 2013.
Saat ditanya sepinya pengunjung yang datang ke Museum Giri, Bambang menyebut tidak mengetahui pasti penyebabnya. Padahal, banyak sekali peninggalan Sejarah Islam yang bisa menjadi pengetahuan.
Sementara itu, Warga Gresik Tety (39) mengaku baru mengetahui ada museum yang menyimpan bermacam benda peninggalan milik Sunan Giri dan tokoh penyebar Islam di wilayah Gresik setelah datang berziarah ke makam Sunan Giri.
"Saya baru tahu ada museum Giri setelah berziarah ke makam Sunan Giri. Kalau tidak berziarah tentu saya tidak akan tahu keberadaan museum ini," kata Tety.
Museum yang berada di Kompleks Makam Sunan Giri itu terlihat sepi pengunjung. Dalam sehari hanya 10 hingga 15 pengunjung yang datang.
Kontributor : Tofan Kumara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Genteng Lokal Kian Diburu, UMKM Majalengka Catat Omzet Ratusan Juta
-
Manfaatkan Promo BRI Ramadan, Momen Kebersamaan Jadi Lebih Hemat
-
Dua Mahasiswa Jatim Dievakuasi dari Iran, Ini Kata Khofifah
-
Peta Rawan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jawa Timur, Polisi Soroti Jalur Pantura hingga Rest Area Tol
-
Ledakan Bubuk Mercon di Jombang: Lima Remaja Luka, Rumah Warga Rusak Parah!