SuaraJatim.id - Polda Jatim resmi mengambil alih kasus ambruknya atap SDN Gentong I, Gadingrejo, Kota Pasuruan yang menewaskan dua orang dan belasan luka-luka.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, dengan diambil alihnya kasus tersebut, polisi akan segera meningkatkan status para saksi menjadi tersangka. Saat ini, polisi terus mendalami keterangan empat saksi.
Mereka adalah Direktur CV Andalus, SM (43); Direktur CV DHL, Putra; RT (43) PNS Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, dan R, PNS RSUD Dr R Soedarsono. Kedua PNS itu merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK),
"Dari empat saksi ini tidak menutup kemungkinan akan berubah statusnya menjadi tersangka," kata Barung, Kamis (7/11/2019) malam.
Lebih lanjut Barung mengatakan, peningkatan status saksi menjadi tersangka setelah keluarnya hasil dari laboratorium firensik yang menemukan adanya dugaan beberapa penyimpangan pembangunan.
"Antara lain konstruksi bahan dan materialnya," katanya.
Barung menambahkan, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan telah memerintahkan agar segera menyelesaikan kasus tersebut karena telah menjadi perhatian publik.
"Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan telah menyampaikan agar segera melakukan gelar dan mentapkan siapa tersangka dari insiden tersebut yang telah menjadi perhatian publik. Tentunya dengan bekerja secara profesional," pungkasnya.
Sekadar diketahui, dalam insiden ambruknya atap SDN Gentong I, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Selasa (5/11/2019) menewaskan dua orang. Satu dari siswa dan satu guru.
Baca Juga: Insiden Ambruknya Atap SD Gentong, Polsek Pasuruan Telah Periksa 10 Saksi
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Lagi, Atap SD di Kabupaten Ponorogo Ini Nyaris Ambruk
-
Insiden Ambruknya Atap SD Gentong, Menteri Nadiem: Ini Tak Bisa Saya Terima
-
Kritik Masih Ada Tender Proyek, Jokowi Sindir Ada SD yang Ambruk
-
Renovasi SDN Gentong Diminta Pakai Dana Tak Terduga, Ini Jawaban Pemkot
-
Insiden Ambruknya Atap SD Gentong, Polsek Pasuruan Telah Periksa 10 Saksi
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut
-
Songsong Usia 131 Tahun, BRI Perkuat Komitmen Majukan Ekonomi Indonesia
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi
-
Warga Blitar Menjerit BBM Sulit, Polisi Malah Temukan 6.000 Liter Pertalite Mengendap di SPBU
-
Rencana Hibah Rp2,3 Miliar untuk Kampung Religi Gus Iqdam Disorot DPRD: Ponpes di Blitar Bukan Satu