SuaraJatim.id - Bunga Tabebuya yang mulai bermekaran menghiasi sepanjan jalan-jalan Kota Surabaya menarik perhatian warga. Keindahan warna-warni bunga asal Negara Brasil itu telah mencuri perhatian warga Surabaya. Sehingga tak jarang warga memanfaatkannya untuk ber swa foto.
Pantaun Suara.com di Taman Apsari Jalan Gubernur Suryo Surabaya, banyak warga yang berkunjung untuk mengabadikan foto dengan latar belakang keindahan Bunga Tabebuya. Ada yang bersama teman, keluarga bahkan pasangan sejoli.
Indah (30), mengaku senang melihat bunga Tabebuya yang indah saat bermekaran. Menurutnya, meski bunga Tabebuya telah ditanam Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak 2010, dirinya baru sekali melihat melihat warna-warni bunga asing itu.
"Baru tahu sih, karena aku baru pulang ke Surabaya setelah kerja di luar kota. Hari ini ke sini mau nyenengin adek. Foto-foto juga bareng ibu dan adek saya," kata Indah, pada Suara.com, Jumat (22/11/2019).
Warga Benowo Surabaya itu berharap, selain jalanan tengah kota, Tabebuya nantinya juga ditanam di pinggiran kota. Dengan ditanamnya di pinggiran kota, warga pinggir kota tidak perlu lagi jauh-jauh untuk menikmati keindahan Tabebuya.
"Ini setahu saya bunganya banyak ditanam di tengah kota. Saya berharap, nantinya Tabebuya juga ada di pinggiran kota seperti daerah Menganti. Jadi warga menganti atau yang deket sana tidak perlu ke tengah kota," ungkapnya.
Untuk diketahui, Bunga Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus), Tabebuya kuning atau Pohon terompet emas adalah sejenis tanaman yang berasal dari negara Brasil dan termasuk jenis pohon besar. Seringkali tanaman ini dikira sebagai tanaman Sakura oleh kebanyakan orang, karena bila berbunga bentuknya mirip seperti bunga sakura.
Tumbuh di jalanan Kota Surabaya, tabebuya memiliki varian warna kuning, pink, putih, hingga ungu yang disebut-sebut mirip dengan bunga sakura di Jepang.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Tabebuya Bermekaran, ke Magelang Berasa Ada di Jepang
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari