SuaraJatim.id - Perkembangan kasus Balita JA (4) yang diduga korban penganiayaan karena mengalami lebam di tubuhnya belum juga menemukan titik terang. Polisi belum menentukan penyebabnya.
Kekinian, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho memastikan kasus balita ini masih melibatkan keluarga atau kerabat korban.
"Itu semua masih ada hubungan keluarga yang memungkinkan bahwa tidak jauh dari lingkungan korban yang terlibat dalam kasus itu," ujar Sandi saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (13/12/2019).
Namun, Sandi masih enggan membeberkannya lantaran kasus ini masih dalam pengembangan Unit PPA Polrestabes Surabaya. Selain itu pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
"Untuk permasalahan kasus balita saat ini juga sedang dikembangkan oleh Bu Ruth karena menunggu hasil labfor, hasil psikologi dari anak," ucapnya.
Apabila hasil laboratorium forensik dan tes psikologi dari balita JA sudah keluar. Sandi mengatakan akan menyampaikan ke awak media.
"Setelah hasil keterangan dari ahlinya lengkap nanti akan kami sampaikan," kata Sandi.
Sebelumnya diberitakan, balita JA sempat dibawa ke rumah sakit karena diklaim mengalami keracunan obat. Namun saat dirawat ditemukan banyak luka lebam di bagian wajah dan alat vital JA.
Karena adanya temuan itu, polisi membuat laporan tipe A dengan dasar adanya temuan kasus. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh kepolisian.
Baca Juga: Balita JA yang Alami Lebam di Tubuhnya Diperbolehkan Pulang ke Rumah
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Tamu Kehormatan di Turki, Wali Kota Tri Rismaharini Pidato Perempuan Peduli
-
Terkenal Angker, Pintu Air Jagir Surabaya Dijaga Sosok Buaya Putih?
-
UN Dihapus, Gubernur Jatim Khofifah Isyaratkan 3 Hari Sekolah
-
Daop 8 Pastikan Laka Kereta di Blora Tak Pengaruhi Jalur Surabaya-Jateng
-
UN Dihapus, Disdik Jatim: Kelulusan Dikembalikan ke Sekolah
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
-
Janjian Open BO Lewat MiChat, Pemuda Probolinggo Nyaris Diamuk Massa Gara-gara Salah Masuk Rumah
-
Bayi 2 Minggu Dibuang di Jembatan Madiun, Identitas Ayah Terbongkar, Sang Ibu Menghilang
-
Damkar Beber Penyebab Kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya