SuaraJatim.id - Atap bangunan ruang kelas 5 SD Negeri Keting 2 di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur ambruk pada Sabtu (14/12/2019). Padahal ruang kelas itu baru saja direnovasi total.
Dari informasi, bangunan sekolah itu ambruk sekitar pukul 07.15 WIB. Di mana situasi saat kejadian, tak ada angin dan hujan.
"Hanya kemarin (sehari sebelumnya) hujan. Jadi beban galvalum (rangka atap) makin berat,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Jember Nurhasan sebagaimana dilansir Beritajatim.com, Sabtu (14/12/2019).
Beruntung, ambruknya atap sekolah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sebab, saat kejadian, tidak ada satu pun siswa maupun guru yang berada di dalamnya. Di mana para siswa sedang berada di luar kelas mengikuti kegiatan latihan upacara.
“Padahal ruang kelas itu digunakan untuk ujian selama tiga hari,” kata Nurhasan.
Diketahui ada dua banguan ruang kelas yang dibangun dengan dana Rp 296 juta dari APBD Jember 2019. Nurhasan mengatakan, pembangunan baru selesai dan hari ini adalah hari terakhir masa kontrak.
Menurut dia, sebelum ada bangunan ruang kelas baru, siswa kelas 5 dan 6 belajar di musala dan perpustakaan. Seharusnya setelah bangunan itu selesai dikerjakan, para siswa bisa belajar di sana.
Namun karena atap ruang kelas 5 ambruk, ruang kelas 6 pun urung digunakan. Dua bangunan itu terpisah.
“Kalau jadi satu, bisa ikut ambruk,” kata Nurhasan.
Baca Juga: Dua Ruang MTs Al-Manshuriyah Ciemas Ambruk Usai Siswa Ujian Semester
Dari hasil inspeksi mendadak, Nurhasan meragukan kualitas galvalum atau rangka bangunan atap sekolah itu.
"Kontraktornya siap mengerjakan lagi dalam waktu 10 hari," katanya.
Berita Terkait
-
Bakal Tetapkan Tersangka Baru, Polda Jatim Geledah Kantor Disdik Pasuruan
-
Teror Kobra di Jember, 40 Ekor Dibunuh, 5 Lainnya Diamankan Damkar
-
Bayar Pijat Pakai Duit Palsu, Dua Warga Jember Diciduk Polisi
-
Melawan saat Mau Diperkosa, Nenek Usia 65 Tahun Ditusuk Pria Misterius
-
Tiga Stasiun di Daop 9 Jember Berganti Nama, Jelang Perubahan Jadwal KA
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat