SuaraJatim.id - Aparat Kepolisian Resor Gresik mengungkap identitas sesosok mayat yang ditemukan di Jalan Tol Kebomas arah Lamongan, Jawa Timur (Jatim), dengan tali yang masih terikat di leher korban.
"Tali yang terikat di leher menjadi salah satu bukti bahwa mayat yang ditemukan di Tol Kebomas itu diduga korban pembunuhan," kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo di Gresik, Jatim, Rabu (7/1/2020).
Kusworo yang melakukan konferensi pers di RS Ibnu Sina, Kabupaten Gresik mengatakan, awalnya polisi kesulitan mengungkap identitas mayat saat pertama kali ditemukan, sebab mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi setengah telanjang dan tanpa identitas.
"Kami cek menggunakan sensor sidik jari juga tidak diketahui identitasnya, karena diduga semasa hidupnya korban tidak pernah melakukan perekaman E-KTP," katanya.
Kemudian, kata Kusworo, Polres Gresik menggunakan media untuk menginformasikan kepada masyarakat, dan selang tiga hari ada masyarakat yang merespons sehingga diketahui identitasnya.
"Identitas mayat Mat Mollah alias Muhammad Mullah, lahir di Sampang 28 Juni 1986 dengan pekerjaan petani serta warga masyarakat biasa," kata Kusworo, menjelaskan.
Polisi berpangkat melati dua ini mengatakan, setelah diketahui identitas mayat, Polres Gresik langsung melakukan penyelidikan terhadap aksi pembunuhan tersebut.
"Kami sudah menemukan titik terang mengenai pelaku kejahatan tersebut, dan kini kami masih gali terkait motif aksi kejahatan tersebut," katanya.
Kusworo meminta rekan-rekan media untuk bersabar, sebab aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. (Antara).
Baca Juga: Baehaki Dibunuh Anaknya, Berawal dari Marahi Menantu Tak Mau Usir Ayam
Berita Terkait
-
Bunuh Warga di Belakang Polsek, Dua Pencuri Didor Polisi saat Ditangkap
-
Taufik Hidayat Kena Tusuk, Sebelum Tewas Sempat Bilang Dibegal
-
Marahi Menantu, Baehaki Tewas Dianiaya Anaknya Pakai Roda Traktor Sawah
-
Bayi Dibunuh karena Ngompol, Adriana jadi Tersangka, Suami Kena Wajib Lapor
-
Tewas Dijedotkan ke Tembok, Bayi yang Dianiaya Ibunya Sempat Kejang-kejang
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan
-
Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027
-
Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan
-
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?