SuaraJatim.id - Malang nian nasib bocah 12 tahun berinsiial MI lantaran menjadi korban penyekapan yang dilakukan oleh orang tuanya.
Tragisnya, korban disekap di dalam kandang ayam di Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dikutip dari Beritajatim.com, Senin (13/1/2020), selama dikunci di kandang ayam, tangan dan kaki MI diikat dengan bekas karet ban. Korban juga dipaksa untuk melepaskan baju selama disekap.
Aksi penyekapan itu diduga lantaran EW, sang ayah geram dengan anaknya yang dituduh kerap mencuri uang dan membawa telepon seluler miliknya. Dalam kasus ini, EW dibantu istri tirinya.
"Korban berhasil melarikan diri Sabtu kemarin," kata Kepala Polisi Sektor Sukorambi AKP Makruf.
Makrum menyampikan, korban melarikan diri dari penyekapan tersebut setelah menemukan korek api di dalam kandang ayam. Setelah lolos dari penyekapan itu, MI lalu menyelamatkan dir menuju Markas Koramil.
TNI berkoordinasi dengan polisi setempat dan membawa MI ke RS Daerah dr. Soebandi. Polisi kemudian menangkap EW di rumah sang istri tanpa perlawanan.
“Kami sudah menahan sang ayah,” katanya.
Kasus penyekapan anak oleh pasangan suami istri tersebut telah dilimpahkan ke Polres Jember.
Baca Juga: Sekap 4 Anaknya hingga Dewasa, Emak Munah Berdalih Dapat Bisikan Gaib
“Kasus ini kami limpahkan ke Polres,” kata Makruf.
Berita Terkait
-
Sekap 4 Anaknya hingga Dewasa, Emak Munah Berdalih Dapat Bisikan Gaib
-
Ibu di Malang Tega Sekap Empat Putrinya Puluhan Tahun Hingga Alami Depresi
-
Polisi Akui Belum Periksa Kelima Anak Disekap di Hotel
-
Nenek Sekap Anak di Hotel, Kemensos: Ada yang Disembunyikan
-
Nenek yang Sekap 5 Anak Adopsi Disebut Ahli Supranatural
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor
-
Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini
-
Pemkot Surabaya Rebut Kembali Lahan Senilai Hampir Rp1 Triliun
-
Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI
-
Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo