SuaraJatim.id - Pemuda berusia 25 tahun bernama Arif Hidayat memutuskan untuk menyerahkan diri ke Polisi setelah melakukan tindak kekerasan kepada ayah tirinya. Arif diketahui merupakan warga Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Jawa Timur.
Dalam keterangannya kepada polisi, Arif mengakui telah membacok ayahnya bernama Ahmad Dini dengan sebilah sabit hingga terluka di bagian tubuhnya.
Seperti diberitakan Beritajatim.com - jaringan Suara.com, pertikaian ini bermula saat korban memberi saran tersangka untuk bekerja agar mendapat uang. Namun lantaran perkataan tersebut, tersangka tersinggung hingga timbul amarah.
Adu mulut pun terjadi antar keduanya. Puncaknya, sang anak yang telah tersulut api emosi masuk ke dalam rumah saudaranya untuk mengambil dua bilah clurit atau sabit.
“Lalu, anak ini menantang ayahnya untuk berkelahi. Keduanya mendekat kemudian sabit atau clurit tersebut disabet-sabetkan ke arah korban sehingga mengenai tangan kanan dan juga punggung belakang korban,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin, Jumat (24/1/2020).
Aksi Arif berhenti karena datang sejumlah warga yang melerai keduanya. Clurit yang dibawa tersangka berhasil diamankan dan korban dibawa ke rumah sakit.
“Tapi, setelah masuk rumah anak ini tak mau berhenti amarahnya dan kemudian melampiaskan ke sejumlah barang di dalam rumah sehingga rusak, seperti TV dan beberapa barang lain,” ujarnya.
Setelah itu, pemuda berusia 25 tahun ini menyerahkan diri ke Polsek Cluring dan menyadari perbuatannya. Di depan petugas dia mengaku kesal terhadap ayah tirinya itu yang selalu semena-mena.
“Saya tidak pernah diperhatikan, tidak pernah dirawat dan disia-siakan. Selama ini saya dibiarkan terlantar tinggal di rumah Mbah saya, tapi yang membuat saya tambah kesal, justru rumah itu sekarang malah dijadikan kandang kambing,” ungkap Arif.
Baca Juga: Polisi Lengkapi Berkas, Ayah Tiri Bunuh Balita di Malang Segera Diadili
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas