SuaraJatim.id - Pemilik akun Facebook Zikria Dzatil yang kekinian menjadi tersangka menghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, telah ditangkap Polrestabes Surabaya.
Belakangan, terungkap jejak digitalnya yang sempat juga menghina keluarga Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri. Hal itu diunggah Zikria Dzatil tanggal 26 Desember 2019.
Perempuan 43 tahun itu menyebut putra sulung Megawati sebagai anak Firaun. Tulisan lama Zikria Dzatil ini diunggah ulang oleh akun Instagram @maklambeturah, Senin (3/2/2020).
Dalam unggahan lama itu Zikria Dzatil menulis narasi, "Salah satu contoh ank Fir'an nih yg gagal dlm pendidikan agama nya...Smoga Hidayah akan kau dapati bu..."
Unggahan itu juga disertai tautan berita Tiktak.id berjudul "Putra Sulung Megawati Soekarnoputri Terlibat Suap Impor Bawang Putih".
Sejak unggahannya yang menghina Risma viral dan dipersoalkan, akun Facebook Zikria Dzatil sudah tidak lagi aktif. Akun tersebut mengejek Risma dengan sebutan kodok betina.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Sudamiran menyampaikan, Zikria telah menghapus unggahan dan menonaktifkan akunnya.
Untuk diketahui, Zikria dijemput Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya dari rumahnya usai aksinya dilaporkan Pemkot Surabaya pada 21 Januari 2020.
Laporan itu dibuat setelah Pemkot Surabaya mendapat desakan dari sejumlah pihak maupun masyarakat.
Baca Juga: Pendapatan Youtube di Kuartal IV 2019 Tembus Rp 644 Triliun
Zikra dilaporkan setelah mengunggah foto Wali Kota Risma di laman akun Facebook miliknya dengan menambahkan tulisan caption atau keterangan foto, yang berisi penghinaan terhadap wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu, yang berisi "Anjirrrrr.... Asli ngakak abis...nemu nih foto sang legendaris kodok betina".
Zikra mengaku menyesali perbuatannya, karena pada dasarnya tak ada niatan menghina Wali Kota Risma. Ia mengaku mengunggah status tersebut karena terpengaruh kehidupan di dunia maya.
"Assalamualaikum, saya Zikria, sangat menyesali apa yang saya lakukan ini. Karena pada dasarnya saya tidak pernah berniat untuk menghina Bunda Risma, hanya karena dunia maya lah yang membuat saya terpicu penghinaan satu sama lain yang dituju pada saya, pada saat bermain di dunia maya," ujarnya saat press conference yang dilakukan di Mapolrestabes Surabaya pada Senin (3/2/2020).
Berita Terkait
-
Vonis Ringan, Mak Susi Dihukum 7 Bulan Penjara Kasus Kerusuhan Asrama Papua
-
Kasus Bullying Siswa SMP 16 Malang, Wali Kota: Ini Kesalahan Sekolah
-
Usai Ejek Wali Kota Risma Kodok Betina, Zikria Ngaku Hidup dalam Ketakutan
-
IRT Sebut Wali Kota Risma Kodok, Zikria: Saya Ketakutan, Anak-anak Diteror
-
Ditangkap Polisi, Penghina Wali Kota Risma di FB Menangis Akui Kesalahannya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas