SuaraJatim.id - Pemkot Blitar membangun kamar mandi di Rumah Dinas Wali Kota Blitar. Harga yang dipasangankan cukup besar yakni 80 juta rupiah dan dilakukan menggunakan sumber dana APBD 2019.
Dilansir dari laman lpse.blitarkota.go.id, pembangunan kamar mandi rumah dinas Walikota Blitar melalui pengadaan langsung. Pengerjaan proyek itu dikerjakan oleh CV. Abirama melalui satuan kerja Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Blitar.
Dalam laman itu juga menyebutkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk pembangunan kamar mandi rumah dinas Walikota Blitar sebesar Rp 79.998.511,20. Proyek tersebut dibuat pada tanggal 14 November 2019 lalu.
Merespons kabar tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaedi mengaku terkejut mendengar harga pembangunan kamar mandi rumah dinas Wali Kota Blitar yang mencapai kisaran sekitar Rp 80 juta.
Bahkan, Agus mempertanyakan fasilitas yang ada di dalamnya serta peruntukan kamar mandi tersebut.
"Kita sendiri tidak tahu bagaimana bentuk kamar mandi (Rp 80 juta) itu. Apakah memang untuk kamar mandi pribadi atau untuk kamar mandi tamu atau fasilitas umum. Kalau memang ada penghangat air (water heater) ya wajar saja. Tapi enggak apa-apa dikritisi," kata Agus Zunaedi ketika dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp pada Rabu (26/2/2020).
Untuk diketahui, Rumah Dinas Wali Kota Blitar sendiri berada di Jalan S. Supriyadi Kelurahan Sananwetan Kota Blitar. Komplek rumdin Wali Kota Blitar terdapat pula gedung Balai Kota Kusuma Wicitro. Lokasi kompleks rumah dinas Wali Kota Blitar juga bersebelahan dengan Hutan Kota Taman Keluarga Kebon Rojo.
Belum diketahui bagaimana kondisi kamar mandi rumah dinas Walikota Blitar yang dibangun dengan harga Rp 80 juta.
Suara.com sudah berupaya menghubungi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Blitar Widodo Saptono Yohanes, namun belum ada atau balasan dari telepon maupun pesan WhatsApp.
Baca Juga: Warga Korban Bentrokan Antar Suporter di Blitar Belum Dapat Ganti Rugi
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Samanhudi Dicopot dari Wali Kota Blitar, DPRD Ajukan Wakilnya ke Mendagri
-
Plt Walkot Blitar Diingatkan Komisioner KPK Agar Tidak Terjerumus Korupsi
-
Anak Terpidana Korupsi Berpeluang Jadi Wakil Wali Kota Blitar
-
KPK Perpanjang Masa Penahanan Wali Kota Blitar
-
Ke KPK, Juru Kunci Kasus Suap Wali Kota Blitar Pasang Muka Muram
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau
-
Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao