SuaraJatim.id - Salah satu saksi yang melihat aksi pelaku yang diduga melakukan begal payudara di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari menceritakan kejadian yang ia lihat secara langsung saat kejadian. Malik, salah satu mahasiswa FK Unair bercerita bahwa ia saat itu sedang menuju kampusnya di siang hari dengan berjalan kaki. Ia melewati tiga orang perempuan yang juga mahasiswa dari kampusnya yang saat itu juga tengah berjalan kaki.
Setelah melewati ketiganya tiba-tiba Malik mendengar suara teriakan dari belakangnya dan ternyata ketiga perempuan tadi lah yang berteriak. Saat menoleh ke belakang Malik sudah melihat perempuan tersebut tengah menutupi bagian dadanya dengan kedua tangannya menyilang.
"Waktu saya lagi jalan dibelakang saya kan ada tiga orang mahasiswa nih yang jalan barengan, kemudian tiba-tiba ada yang teriak tuh di belakang saya, saya langsung kaget dan langsung noleh ke belakang," ujar Malik ditemui di sekitaran Jalan Kedung Sroko, Jumat (28/2/2020).
Saat menyingkap kedua tangannya tersebut, lanjut Malik perempuan berbaju ungu berkerudung itu menangis sejadi-jadinya dan kembali menuju tempat kos didampingi dua teman lainnya.
"Itu langsung nangis mas, langsung minta ke temennya yang dua buat balik ke kosnya. Saya juga nggak tahu secara persis gimana orangnya ngelakuin tadi. Cuma lihat boleh aja ada orang nangis teriak," ungkapnya.
Hanya saja, Malik mengungkapkan jika korban begal payudara di sekitaran Jalan Kedung Sroko, Tambaksari Surabaya sudah terdapat 4 korban. Malik mengatakan jika 4 korban tersebut dua di antaranya merupakan teman sekampusnya. Ia mengetahui hal itu setelah mendapat cerita dari temannya serta menjadi saksi kejadian saat terduga pelaku melakukan aksinya.
"Sudah ada 4 orang kalau nggak salah mas, dua itu juga teman saya sendiri yang jadi korban," ucapnya kepada Suara.com, Jumat (28/2/2020).
Malik menyebut jika kejadian aksi begal payudara di Jalan Kedung Sroko ini baru saja terjadi. Biasanya, belum pernah ada kejadian aksi-aksi cabul di daerah ini.
"Ini baru aja mas kejadian, biasanya sih ya nggak ada yang kayak beginian aman-aman saja kok," ujarnya.
Baca Juga: Viral Aksi Begal Payudara di Surabaya, Pelaku Incar Mahasiswi dan Pelajar
Kejadian itu kata Malik terjadi dalam seminggu ini. Dalam minggu ini sudah dua kali kejadian pelaku begal payudara melakukan aksinya.
"Dalam seminggu ini kalau nggak salah mas, ini masih baru kok. Sekitar hari Selasa dan Rabu mas," ujarnya.
Pantauan di lokasi, di kawasan sekitar Jalan Kedung Sroko memang banyak terdapat bangunan rumah yang disewakan bagi mahasiswa untuk menginap. Di tempat ini juga banyak menyewakan kos-kosan yang diketahui tak jauh dari Universitas Airlangga.
Malik juga mengatakan bahwa lokasi yang berdekatan dengan kampus membuat mahasiswa banyak yang berjalan kaki ketika berangkat kuliah. Sehingga pelaku dapat dengan mudah mencari mangsa-mangsa untuk melakukan aksi begal payudaranya.
"Di sini kan banyak tempat kos buat mahasiswa, lokasinya juga dekat dengan kampus. Jadi pelaku mengincar orang-orang yang sedang jalan kaki," tandansya.
Sebelumnya, Sejumlah kejadian kejahatan begal payudara terjadi di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari, Surabaya viral di media sosial. Aksi pelecehan seksual tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria pengendara motor yang berkendara sendirian.
Berita Terkait
-
Untuk Jaga Keamanan Kota, Surabaya Mengandalkan Kamera Face Recognition
-
Viral Aksi Begal Payudara di Surabaya, Pelaku Incar Mahasiswi dan Pelajar
-
Nasib Khoiron Setelah Intip Cewek Setengah Bugil Lagi Warnai Rambut
-
Beringas! Ormas Kepung Kantor LBH Surabaya, Larang Aksi Tolak Tambang
-
Persik Optimis Curi Poin dari Kandang Persebaya pada Pekan Pembuka
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim
-
Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Duka di Balik Topeng Tawa: Kisah Tragis Badut Keliling Mojokerto yang Habisi Nyawa Mertua
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro