SuaraJatim.id - Kesal gegara istri tak ada di rumah saat pulang kerja, Sholikin (32) warga Kelurahan Togogan, Srengat, Kabupaten Blitar malah menghajar tetangganya hingga babak belur.
Kejadian tersebut dipicu lantaran istri Sholikin, Trisna (28) sedang ngerumpi di rumah Nafsiah (54) tetangganya ketika dirinya pulang usai mengirim kelapa dari Banyuwangi.
Mendapati istrinya tak menyambutnya yang capai usai pulang kerja, Sholikin naik pitam. Namun bukan istrinya yang dihajar, Sholikin justru menganiaya Nafsiah (54) dan anaknya AM (14) karena dinilai memberi pengaruh buruk pada istrinya.
"Ya dipengaruhi karena ndak pulang satu hari satu malam. Suruh tidur di situ (rumah korban). Jalan-jalan. Ndak pulang," kata Sholikin kepada petugas, Jumat (28/2/20).
Awalnya pada Rabu (19/2/2020) pekan lalu, Sholikin pulang ke rumah usai kirim kelapa dari daerah Banyuwangi. Tiba di rumah sekitar pukul 23.00 WIB, ia melihat istrinya berada di rumah korban.
Karena masih capai dan istrinya tak menyambutnya pulang, pelaku marah. Ia beranggapan, korban memberikan pengaruh agar mau tak pulang. Sholikin lalu datang dan langsung menampar wajah korban hingga babak belur.
Sholikin juga menganiaya AM (14) anak korban. Ia menampar wajah AM hingga berdarah di bagian pelipis dan mulutnya. Puas hati, Sholikin lalu membawa istrinya pulang sementara korban masih mengeluh kesakitan. Kejadian itu lalu dilaporkan ke polisi.
"Nah ini kesal sama istrinya tapi yang dianiaya malah tetangganya. Kan agak aneh. Namun demikian, Polsek Srengat langsung menangkap pelaku setelah menerima laporan," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela.
Akibat ulahnya, Sholikin ditahan polisi. Ia dijerat dengan pasal 351 KUHP dan pasal 80 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara.
Baca Juga: Yetti Aniaya Suami yang Stroke: Si Sakit Ini Kejam Sering Memukuli Kami!
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Diduga Menyekap dan Menganiaya, Bos Perusahaan e-Commerce Mau Dipolisikan
-
Jebolan The Voice Indonesia Tendang Ibu Kandung dan 4 Berita Heboh Lainnya
-
Pukul dan Tendang Ibu Kandung, Jebolan The Voice Indonesia Diciduk Polisi
-
Dituduh Tabrak Babi dan Warga Papua, Sopir Tewas Dianiaya di Depan Polisi
-
Yetti Aniaya Suami yang Stroke: Si Sakit Ini Kejam Sering Memukuli Kami!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari