SuaraJatim.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri menyiagakan empat ruang isolasi untuk pasien virus corona. Pihak RSUD menyatakan siap menampung mereka yang diduga terjangkit virus mematikan tersebut.
Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr Fauzan Adima memastikan kesiapan segala hal dalam merespon wabah Virus Corona. Ia memastikan, RSUD Gambiran siap merawat pasien corona.
"Kalau kesiapan, kita sudah jauh hari sejak isu corona waktu beberapa bulan terakhir itu kita sudah menyiapkan, mulai dari ruang isolasi, kemudian alat perlindung diri," jelas Fauzan ke wartawan di Kediri, Senin (2/3/2020).
"Termasuk obat-obatan, tenaga medis, semua sudah kita siapkan. Total ruang isolasi kita punya empat," katanya.
Fauzan menuturkan, sejauh ini RSUD Gambiran Kota Kediri belum pernah merawat pasien suspect Virus Corona. Meski begitu, tenaga dan peralatan medis di RSUD ini siap menampung mereka yang tertular Virus Corona.
"Sudah, sudah siap semua. Tenaga medis kita ada beberapa dokter spesialis, mulai spesialis paru, spesialis penyakit dalam, banyak lah," tuturnya.
Lebih lanjut, Fauzan diminta untuk tetap tenang dan tidak panik meski dua warga Depok Jawa Barat dinyatakan positif virus corona. Ia meminta warga untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
"Nggak usah panik. Artinya tetap jaga daya tahan tubuh, perbanyak vitamin, kemudian buah-buahan, sayur, dan jangan lupa hindari menyentuh wajah dengan tiga lubang itu, lubang mata, lubang hidung dan lubang mulut."
"Jadi dengan tangan jangan mengucak mata, jangan mengupil dan jangan memasukkan jari ke mulut. Karena apa? Karena tetesan orang bersin yang penderita itu bisa tertular lewat tangan kita," lanjutnya.
Baca Juga: Batam Kini Masuk Yellow Zone, Status Naik Jadi Waspada Virus Corona
Langkah lainnya yang harus dilakukan warga yakni dengan sering membasuh kedua tangan.
"Nyucinya tangan juga dengan sabun dan air bersih. Kalau perlu ditambah dengan hand sanitizer yang untuk cuci tangan itu."
Kontributor : Usman Hadi
Berita Terkait
-
Indonesia Positif Corona, Menko PMK Akan Buat Crisis Center
-
Ridwan Kamil ke Rumah Warga Depok yang Terinfeksi Virus Corona
-
Batam Kini Masuk Yellow Zone, Status Naik Jadi Waspada Virus Corona
-
Dampak Virus Corona yang Juga Sampai ke Indonesia, MotoGP Thailand Ditunda
-
Virus Corona Sudah Masuk Indonesia, Ini Obat yang Manjur Menurut WHO
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026