SuaraJatim.id - Pemilik akun Facebook Eka Pras (Satru Laras), yang menyunting unggahannya empat tahun silam menjadi ramalan tentang wabah Virus Corona, diperiksa polisi. Pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul viralnya postingan tersebut di tengah kepanikan warga saat terjadi wabah Virus Corona.
"Ini beredar dan menjadi viral dan menjadi perhatian warganet di Facebook. Kemudian kami melakukan patroli siber untuk mengetahui siapa pemilik akun Facebook yang viral ini," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela pada Kamis (12/3/20).
Leonard menjelaskan, setelah postingan tersebut viral dan menjadi perbincangan warganet, polisi kemudian melakukan patroli siber untuk menemukan pemilik asli akun tersebut, tak lama identitas pemilik akun Facebook diketahui bernama Eko Prasetyo (23) Warga Dusun Gembong, Desa Temenggungan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
"Hari ini yang bersangkutan sudah hadir sudah memberikan keterangan dan klarifikasi terkait postingan pada akun Facebook pribadi yang menjadi perbincangan warganet."
"Karena memang dengan penyebaran (postingan) ini, kemungkinan dugaannya adalah penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks yang tentunya kondisi sekarang ini bisa menimbulkan keresahan tersendiri apakah berita ini benar atau tidak," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, Eko mengaku jika postingan tentang ramalan kemunculan wabah Virus Corona di tahun 2020 diubah dari unggahan aslinya. Dalam unggahan tertanggal 31 Desember 2016 itu, diubah pada tanggal 8 Maret 2020 dan kemudian kembali diunggah. Tak lama setelahnya, unggahan itu viral.
"Ini kita mintai keterangan atau wawancara dalam rangka proses penyelidikan. Kita belum melakukan penyidikan. Dugaannya memang penyebaran berita hoaks tapi perlu kita penyelidikan lebih lanjut."
Leonard menambahkan, polisi masih akan memperdalam proses pemeriksaan terhadap Eko Prasetyo. Dugaan awal ada pelanggaran ITE berupa penyebaran berita palsu. Leonard memastikan Eko belum ditahan.
"Kita akan melihat bukti dugaan penerapan pasal yang mungkin bisa diterapkan. Tidak ditahan," tutupnya.
Baca Juga: KRL Bogor Risiko Tular Corona, Ridwan Kamil: Pasien 01 Tertular di Mana?
Sebelumnya postingan ramalan tentang wabah Virus Corona mengundang perhatian warganet. Akun Eka Pras (Satru Laras) empat tahun silam disebut-sebut telah menulis ramalan tentang wabah Virus Corona yang terjadi di awal tahun 2020 ini.
"Awal tahun 2020 nanti akan ada virus dari China, menyerang hampir 1/3 manusia di bumi.. Mau percaya silahkan.. Tidak juga gapapa.." tulis akun Facebook Eka Pras (Satru Laras) tertanggal 31 Desember 2016 silam.
Belakangan diketahui ramalan berupa postingan itu telah diedit dari aslinya. Saat dicek di Facebook, postingan itu sudah hilang atau dihapus.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
KRL Bogor Risiko Tular Corona, Ridwan Kamil: Pasien 01 Tertular di Mana?
-
KRL Bogor-Jakarta Disebut Rawan Corona, Pemprov: Tak Pengaruhi Penumpang
-
Cegah Corona dari Sekolah, Ikuti 18 Langkah Ini
-
Ramal Virus Corona Sejak 2016, Ternyata Santri Blitar Edit Tulisan Lamanya
-
Virus Corona Merebak, Harga Empon-empon Merangkak Naik di Blitar
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Aksi Brutal Mr X di Kamar Kos Probolinggo: Saat Tidur Jadi Tragedi Berdarah dan Pengkhianatan
-
Bisnis 'Kamar Sultan' di Balik Lapas Blitar: Nego Alot Rp100 Juta Jadi Rp60 Juta
-
Efek Domino Tragedi Bekasi: Tiga KA dari Surabaya Berhenti Melaju, Tiket Diganti 100 Persen
-
Ironi Jembatan Darurat di Bondowoso: Belum 1 Bulan Sudah Ambyar
-
Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, KAI Madiun Batalkan 2 Jadwal Keberangkatan