SuaraJatim.id - Aparat Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengungkap kasus "The Child Pornography Darknet Provider" yang disebar di media sosial.
Dalam kasus pornografi yang menyasar gadis perempuan sebagai korban, polisi meringkus FFA alias KL (37) yang berprofesi sebagai juru foto alias fotografer. Dengan modus mengajak sesi pemotretan, tersangka meminta para korbannya untuk berfoto bugil.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunuyudo Wisnu Andiko mengatakan, Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menyampaikan, jika sudah ada enam gadis remaja yang menjadi korban terkait aksi cabul yang dilakuka FFA.
Setelah dipotret, tersangka lalu menyebarkan foto-foto telanjang gadis muda di media sosial. Aksi kejahatan ini sudah dilakukan tersangka sejak 2019 lalu.
“Tersangka telah melakukan sesi private pemotretan terhadap objek orang wanita yang patut diduga merupakan area pornografi. Ada enam wanita, satu di antaranya masih di bawah umur, sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku di Indonesia yaitu di bawah umur 18 tanun,” kata Trunoyudo seperti dilansir dari Berita Jatim, Jumat (20/3/2020).
Hasil pemotretan wanita telanjang itu diunggah di Instagram dengan akun “Kakak Lung”. Bukti-bukti foto telanjang itu juga diakui oleh para korbannya. Para cewek ABG yang menjadi korban foto bugil itu berasal dari beberapa kota seperti Jakarta, Malang dan Surabaya.
Karena pemotretan ada model yang di bawah umur, maka tersangka telah melakukan kejahatan predator anak karena ini merupakan jasa hasil pemotretan mengingat sudah diunggah di medsos dan sudah bukan privasi lagi.
“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa kamera dengan berbagai macam merk yang di pergunakan oleh tersangka untuk memotret wanita bugil. Selain, kamera ada barang bukti yang lainnya yaitu foto para model, HP dan beberapa barang bukti yang lainnya,” ujarnya.
Baca Juga: Aksi Cabul Guru Madrasah, Suka Cium dan Paksa Siswi Pegang Kemaluan
Berita Terkait
-
Foto Bugil Anak SMP Tasikmalaya Disebar Pacar Lewat Facebook
-
Kasus Kiai Cabul di Jombang, Saksi dari Ponpes: Itu bohong
-
Foto Anak SMP Bugil Geger di Tasikmalaya, Orangtua Lapor Polisi
-
Antisipasi COVID-19, Polda Jatim dan Jajaran Bersihkan Area Publik
-
Diciduk karena Culik Anak Orang Malaysia, TKI Beralasan untuk Pancingan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Ratusan Tukang Jagal Bawa Sapi ke DPRD Surabaya, Tolak Relokasi RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga