SuaraJatim.id - Pasien positif virus corona di Provinsi Jawa Timur sebanyak 41 orang, Minggu (22/3/2020). Jumlah ini bertambah 15 orang dibanding, Sabtu (21/3/2020) kemarin.
Sementara 1 orang meninggal dunia. Sementara belum ada yang sembuh dari virus corona di sana.
Hal itu diupdate oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Minggu sore.
Jumlah pasien yang meninggal akibat virus corona COVID-19 di Indonesia kembali semakin bertambah banyak. Pada Minggu (22/3/2020), 10 orang yang positif terinfeksi virus corona meninggal dunia hari ini.
Achmad Yurianto mengatakan angka kematian bertambah 10 orang dari angka 38 orang menjadi 48 orang meninggal per hari ini.
"Ada penambahan kasus yang meninggal dari perjalanan penyakit ini sebanyak 10 orang, sehingga total yang meninggal pada posisi sekarang adalah 48 orang," kata Yurianto kata dalam konfrensi pers via YouTube BNPB, Minggu (22/3/2020).
Sementara, kasus pasien positif juga bertambah sebanyak 64 kasus baru dibandingkan dengan hari kemarin.
"Update dari kasus positif yang kita rawat, ada penambahan kasus positif sebanyak 64 orang sehingga totalnya adalah 514 orang," jelasnya.
Kabar baiknya, hari ini sebanyak 9 orang dinyatakan atau negatif dari virus corona COVID-19, sehingga total menjadi 29 orang di Indonesia yang sembuh dari virus ini dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Baca Juga: 15 Pasien Positif Virus Corona di Jawa Tengah, Belum Ada yang Sembuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara