- BNPB mendistribusikan 777,7 ton logistik tahap awal ke Nusa Tenggara Timur untuk korban gempa bumi.
- Pemerintah menyalurkan bantuan hunian sementara berupa ribuan tenda pengungsi dan tenda keluarga di wilayah terdampak.
- Persediaan bantuan logistik seberat 577 ton disiapkan di Halim Perdanakusuma untuk memperkuat distribusi lanjutan.
SuaraJatim.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menyiapkan sekitar 577 ton persediaan bantuan untuk mendukung penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah sebelumnya menyalurkan 777,7 ton logistik melalui jalur udara.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan hingga 21 Agustus 2026 total bantuan yang telah didistribusikan mencapai 777.711 kilogram.
"Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak di wilayah NTT," kata Berton, Sabtu (22/8/2026).
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 312,7 ton dikirim menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Sementara 465 ton lainnya berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB yang didistribusikan melalui pesawat kargo komersial.
BNPB juga mengirimkan bantuan hunian sementara berupa 245 unit tenda pengungsi, terdiri atas 201 unit menuju Labuan Bajo dan 44 unit ke Maumere. Selain itu, 2.968 unit tenda keluarga turut dikirim ke dua wilayah tersebut.
Sementara itu, persediaan bantuan di Gudang Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma per 21 Agustus masih mencapai 576.948 kilogram atau sekitar 577 ton.
Logistik tersebut berasal dari berbagai kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta pihak lainnya.
Untuk memperkuat distribusi pada Sabtu (22/8), Lanud Halim Perdanakusuma menyiapkan empat penerbangan pesawat TNI AU dengan total kapasitas sekitar 47 ton menuju Labuan Bajo dan Maumere.
[ANTARA]
Baca Juga: Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit & GOR BPBD Jatim: Perkuat Logistik Kebencanaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara