Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:38 WIB
Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menyiapkan dan mendistribusikan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). ANTARA/HO-Humas BNPB.
Baca 10 detik
  • BNPB mendistribusikan 777,7 ton logistik tahap awal ke Nusa Tenggara Timur untuk korban gempa bumi.
  • Pemerintah menyalurkan bantuan hunian sementara berupa ribuan tenda pengungsi dan tenda keluarga di wilayah terdampak.
  • Persediaan bantuan logistik seberat 577 ton disiapkan di Halim Perdanakusuma untuk memperkuat distribusi lanjutan.

SuaraJatim.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menyiapkan sekitar 577 ton persediaan bantuan untuk mendukung penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah sebelumnya menyalurkan 777,7 ton logistik melalui jalur udara.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan hingga 21 Agustus 2026 total bantuan yang telah didistribusikan mencapai 777.711 kilogram.

"Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak di wilayah NTT," kata Berton, Sabtu (22/8/2026).

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 312,7 ton dikirim menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Sementara 465 ton lainnya berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB yang didistribusikan melalui pesawat kargo komersial.

BNPB juga mengirimkan bantuan hunian sementara berupa 245 unit tenda pengungsi, terdiri atas 201 unit menuju Labuan Bajo dan 44 unit ke Maumere. Selain itu, 2.968 unit tenda keluarga turut dikirim ke dua wilayah tersebut.

Sementara itu, persediaan bantuan di Gudang Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma per 21 Agustus masih mencapai 576.948 kilogram atau sekitar 577 ton.

Logistik tersebut berasal dari berbagai kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta pihak lainnya.

Untuk memperkuat distribusi pada Sabtu (22/8), Lanud Halim Perdanakusuma menyiapkan empat penerbangan pesawat TNI AU dengan total kapasitas sekitar 47 ton menuju Labuan Bajo dan Maumere.

[ANTARA]

Baca Juga: Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit & GOR BPBD Jatim: Perkuat Logistik Kebencanaan

Load More