SuaraJatim.id - Insiden penusukan terjadi di sebuah rumah indekos di wilayah RT 02 RW 11 Dusun Sumberkecek, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Korban bernama Feri Setiawan (37) tewas dengan luka tusuk di bagian perutnya. Bahkan, akibat luka tusukkan itu, membuat usus korban terburai keluar.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M. Sinambela membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pelaku sudah diamankan oleh polisi usai kejadian.
"Ya (pelaku) sudah diamankan di Satreskrim," kata Leonard melalui pesan WhatsApp, Senin (30/3/20).
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, insiden penusukan itu dipicu perkelahian antara korban dengan HS (55). HS merupakan penghuni kontrakan milik ibu korban dan membuka usaha las listrik.
Perkelahian berujung penusukan ini berawal dari cek-cok antara korban dengan HS masalah listrik di rumah kontrakan tersebut pada Senin (30/3/20) malam sekitar pukul 20.00 WIB. HS diduga tak terima dengan perkataan korban sehingga membuatnya naik pitam hingga berujung perkelahian.
HS yang diketahui sebagai adik ipar seorang lurah di Kecamatan Nglegok itu langsung menghujamkan sebilah pisau ke arah perut korban saat keduanya berkelahi. Seketika korban langsung ambruk dengan posisi usus terburai. Sedangkan pelaku pergi melarikan diri.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit di Kota Blitar. Namun sayang, nyawa tak tertolong. Polisi yang menerima laporan tersebut langsung bergegas ke TKP dan melakukan penyelidikan. Hingga beberapa jam berselang, HS berhasil diringkus.
Leonard mengatakan, saat ini pelaku masih diperiksa oleh Satreskrim Polres Blitar Kota. Sementara itu warga diminta untuk tidak menyebarluaskan foto korban yang kini beredar di media sosial.
Baca Juga: Gelap Mata, Pedagang Nasi Bebek Tusuk 11 Kali Tubuh Teman Perempuannya
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Wali Kota Takut Lockdown Blitar: Masyarakat Bisa Resah
-
HT Bunuh Bayi Hasil Selingkuh Sama Tetangga, Mayatnya Dibiarkan di Lantai
-
Ditusuk 10 Kali Usai Gagal Diperkosa, Siti Tewas di Tangan Tetangganya
-
Ketua RW Ini Diringkus Polisi Usai Cabuli Pelajar SD Sepulang Mengaji
-
Habis ke Asrama Haji, Pejabat Kemenag Blitar Langsung PDP Virus Corona
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh