SuaraJatim.id - Setelah setuju dengan rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maka tiga daerah di Jawa Timur yakni Surabaya, Sidoarjo dan Gresik segera mematangkan rencana pengajuan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut beberapa draft mulai disiapkan termasuk anggaran yang sudah siap yakni sebesar Rp2,384 Triliun untuk PSBB di Jatim. Anggaran itu pun akan bertambah menunggu masukan dari tiga daerah yang akan menerapkannya.
"Kalau rencana PSBB rencana anggaran total Rp2,384 triliun. Tapi tentu tim yang mewakili akan mendeteailkan kembali," ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (19/4/2020).
Pembahasan tersebut rencananya akan dilakukan malam ini melibatkan gugus tugas dari ketiga daerah. Nantinya akan membahas mengenai draft surat pengajuan, Pergub, Perwali dan Perbup.
"Makanya ini harus segera disusun. Kalau disetujui butuh sosialisasi tiga hari, tapi kalau sebaliknya akan lama sekali," kata dia.
Khofifah menjelaskan, pengajuan skema PSBB rencananya memiliki dua usulan. Usulan pertama mengajukan PSBB di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Sedangkan usulan kedua pengajuan PSBB di Surabaya Raya.
"Usulan pertama ini ketiga daerah secara keseluruhan akan menerapkan PSBB. Sementara usulan PSBB Surabaya Raya hanya bagi kecamatan yang terdampak saja. Tapi tentu ini draft masih malam ini akan dibahas," ucapnya.
Terkait pengamanan wilayah, Khofifah juga mengaku masih belum bisa menyampaikan lantaran hal tersebut juga masih dalam pembahasan. Pihaknya saat ini masih menunggu hasil pembahasan yang dilakukan oleh Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya.
"Kaitan dengan keamanan dan personel tungglah malam ini biar clear, karena memang yang membutuhkan koordinasi teknis adalah Polri-TNI untuk bisa memaksimalkan PSBB ini," katanya.
Baca Juga: Unik dan Langka, PO Sumber Alam Buka Kursus Nyetir Bus Untuk Umum
Pasien positif covid-19 di Jatim 50 persennya dari Surabaya.
Per hari Minggu (19/4/2020) Khofifah menyebutkan bahwa Surabaya kembali mengalami penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 29 orang. Sehingga, total saat ini di Surabaya mencapai 299 kasus.
Kasus tersebut sudah mendominasi kasus di Jatim, dari data total di Jatim saat ini ada sebanyak 588 kasus. Secara persentase, Surabaya memiliki 50,8 persen kasus di Jatim
Tambahan kasus lainnya, masing-masing 1 di Kabupaten Malang, 1 di Sidoarjo, 1 Lamongan, dan 1 Nganjuk.
Untuk pasien meninggal bertambah di Surabaya sebanyak 2 pasien. Sehingga kasus kematian akibat Covid-19 di Jatim menjadi 56 orang atau setara 9,52 persen dari kasus terkonfirmasi. Namun, hari ini tak ada pasien yang dinyatakan sembuh. Total pasien sembuh di Jatim 98 orang atau setara 17,66 persen.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim sebanyak 2.031 orang. Ada 1.134 orang di antaranya masih diawasi. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 16.528 orang. Masih ada 6.989 orang yang masih dipantau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo