SuaraJatim.id - Polres Lamongan, Jawa Timur, menetapkan enam penjual miras oplosan sebagai tersangka. Satu diantaranya adalah Tukul Wiguno (63), pemilik usaha pembuatan miras oplosan asal Kabupaten Tuban.
Penetapan tersangka itu setelah 9 orang tewas akibat menenggak miras oplosan tersebut.
Selain Tukul Wiguno, lima tersangka lainnya antara lain, Bambang Heri Subianto (36) karyawan produksi miras oplosan asal Dusun Kesamben Barat, serta M. Azmi Ibrahim Sulthoni (23) karyawan pembuatan miras asal Desa Sumberagung Kecamatan Plumpang.
Lalu tiga tersangka lainnya berasal dari Kabupaten Lamongan, yakni yakni Noer Hayati (41), penjual miras asal Desa Sukolilo, Mokhamad Ragil Prasetya alias Tio (36), penjual miras asal Kelurahan Tumenggungaan, dan Edi Purwanto alias Corong (39) penjual miras asal Dusun Keputran Desa Dinoyo.
Kapolres Lamongan AKBP Harun didampingi Kasatreskim AKP David Manurung dan Kasubbag Humas AKP Djoko Bisono dalam konferensi pers, Selasa (5/5/2020), membenarkan penetapan tersangka tersebut.
Harun menerangkan bahwa, penetapan tersangka diambil setelah adanya kejadian korban meninggal dunia akibat miras oplosan di Sekretariat LA Mania di jalan Lamongrejo dan di jalan raya Dusun Made Desa Botoputih Kecamatan Tikung.
"Bahan yang digunakan untuk membuat miras jenis arak ini sangat berbahaya untuk kesehatan dan nyawa seseorang," Harun menerangkan dilansir dari Suara Indonesia—jaringan Suara.com—Selasa (5/5/2020).
Campurannya, kata Harun, diantaranya ada air sebanyak tiga seperempat drum atau 70 perseb, kemudian cairan alkohol 25 persen atau atau 2 galon air mineral atau 38 liter dan miras jenis arak sulingan sebanyak 3 botol atau 4,5 liter.
"Dari hasil uji laboratorium, untuk miras yang sudah keruh berbahu alkohol mengandung etanol 43,97 persen, dan metanol negatif. Sedangkan untuk miras yang masih jernih mengandung etanol 2,48 persen dan metanol 28, 73 persen," ujarnya.
Baca Juga: Menilik Masa Kecil Kim Jong Un: Sekolah di Swiss dan Gunakan Nama Palsu
"Metanol itu biasanya ada pada cairan pembersih lantai. Jadi kalau diminum sangat berbahaya, dan bisa menyebabkan kematian," sambung Harun.
Barang bukti yang diperoleh dari kedua tersangka, ada 172,5 liter miras dalam kemasan 391 botol, 42 botol kaleng green sand, 9 botol anggur merah, 10 botol M-150, 100 tutup botol, 1 botol miras bekas oplosan dan 4 botol plastik kosong.
"Semua tersangka dijerat dengan pasal 204 ayat 1 KUHP atau pasal 104 jo pasal 146 ayat 2 huruf a dan b UU No. 18 tahun 2012 tentang pangan. Dengan ancaman penjara 10 tahun atau denda paling banyak Rp. 20 milyar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman Didi Kempot
-
Hari ke-7 PSBB Surabaya Raya, Banyak Masyarakat Masih Ngotot Ingin Masuk
-
Jadi Spesialis Curanmor di Parkiran Masjid, Rossi Dibekuk Polisi
-
Pasien Corona Membludak, RS Rujukan di Jatim Kelebihan Kapasitas
-
Lulus SMA Langsung Pesta Miras, 5 Pelajar Ini Diciduk Polisi
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026