SuaraJatim.id - Seorang warga desa di Jember ditangkap polisi karena mencuri celana dalam atau kancut dan BH perempuan di Perumahan Kencong Permai, Kecamatan Kencong, Jember. Lelaki itu bisu.
Pelaku dilepaskan karena faktor kemanusiaan. Karena kondisi pelaku yang ternyata juga mengalami gangguan mental.
“Sebelumnya kami sudah bawa pelaku ke rumah sakit. Hasilnya, pelaku yang tunawicara ini ternyata juga mengalami gangguan mental,” kata KBO Satreakrim Polres Jember Iptu. S. Arief, Senin (22/6/2020) kemarin.
Lelaki yang colong celana dalam itu Isa, 24. Dia warga Dusun Krajan Wunguan, Desa/Kecamatan Kencong. Dia ditangkap warga setelah mencuri celana dalam perempuan dan BH di Perumahan Kencong Permai, Kecamatan Kencong.
“Kita juga sudah datangkan ibu pelaku dalam melakukan pemeriksaan. Pihak keluarga juga mengiyakan kondisi pelaku ini,” tambah Arief.
Bahkan pelaku ini dulu juga pernah bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB). Namun berhenti karena tidak mampu menerima pelajaran yang diberikan.
Karena kondisi pelaku dan pertimbangan kemanusiaan, maka proses hukum dihentikan. Apalagi korban juga tak menuntut.
“Setelah tahu kondisi pelaku, korban juga tidak menuntut. Kami sudah koordinasi juga dengan ketua RT tempat tinggal korban,” kata Arief.
Saat ini, pelaku sudah diperbolehkan pulang. Namun polisi dibantu pihak keluarga tetap memantau pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.
Baca Juga: Sering Monda-mandir, Pencuri Bra dan Celana Dalam Diamankan Polisi
“Mempertimbangkan kondisi pelaku, kami bersama ketua RT tempat tinggal korban dan pelaku sudah menyerahkan pelaku ini ke orang tuanya,” kata Kanit Reskrim Polsek Kencong Aiptu Iwan Iswahyudi.
Berita Terkait
-
Kim Kardashian Jual Celana Dalam Berbulu, Dikritik Tak Ada Fungsinya
-
Jepit Rambut Bentuk Pakaian Dalam Wanita Viral di Jepang, Harganya Bikin Dompet Menangis!
-
Pandawara Temukan Sampah Celana Dalam Dililit Lakban, Santet?
-
Rumah Mpok Alpa Diteror Celana Dalam, Mencuat Teori Diguna-guna
-
Anti Lecet: 6 Celana Dalam Sport Pria Nyaman Dipakai Lari Maraton
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya