Chandra Iswinarno
Kamis, 02 Juli 2020 | 20:19 WIB
Pije, pembakar mobil Via Vallen (ist)

SuaraJatim.id - Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengaku masih terus menggali keterangan terhadap Pije (40), tersangka pembakar mobil Toyota Alphard milik pedangdut Via Vallen.

Kepada Suara.com, Sumardji mengatakan, masih melakukan pendekatan terhadap Pije dengan tujuan ada pengakuan jujur di balik aksi nekatnya.

"Belum ada perkembangan baru. Tapi saya terus menggali keterangan dari tersangka dengan pendekatan," jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis (2/7/2020).

Pertanyaan yang disampaikan Mardji masih seputar kedatangannya dari Cikarang, Jawa Barat ke rumah Via Vallen, Desa Kali Tengah, Tanggulangin, Sidoarjo. Selain itu, Mardji juga menanyakan bahan bakar yang dibawa didapat dari mana.

Dari beberapa pertanyaan, masih belum ada perkembangan baru. Bahkan, pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan masih dijawab dengan jawaban sama dan cenderung ngelantur.

Untuk mengimbangi perilaku Pije, dia mencoba menanyakan apakah Pije menaruh hati alias cinta mati pada Via Vallen? Pije hanya diam.

Pertanyaan tersebut dilontarkan, lantaran dari pengakuannya, Pije rela datang dari Cikarang dengan menumpang truk demi menemui idolanya. Pije mengaku fans berat Via Vallen (Vyanisty).

Dua kali Pije mendatangi rumah Via, namun tidak bisa bertemu idolanya. Hingga akhirnya dia marah dan membakar mobil idolanya.

"Saya sempat tanya. Apakah sebagai fans berat dia juga menaruh hati pada idolanya? Dia tidak menjawab," terangnya.

Untuk diketahui, Selasa (30/6/2020) menjelang subuh, Via Vallen pelantun lagu "Sayang" mengalami musibah. Mobil Toyota Alphard berpelat nomor W 1 VV yang diparkir di sebelah rumahnya, dibakar orang tak dikenal yang mengaku sebagai fans beratnya (Vyanisty).