SuaraJatim.id - Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengaku masih terus menggali keterangan terhadap Pije (40), tersangka pembakar mobil Toyota Alphard milik pedangdut Via Vallen.
Kepada Suara.com, Sumardji mengatakan, masih melakukan pendekatan terhadap Pije dengan tujuan ada pengakuan jujur di balik aksi nekatnya.
"Belum ada perkembangan baru. Tapi saya terus menggali keterangan dari tersangka dengan pendekatan," jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis (2/7/2020).
Pertanyaan yang disampaikan Mardji masih seputar kedatangannya dari Cikarang, Jawa Barat ke rumah Via Vallen, Desa Kali Tengah, Tanggulangin, Sidoarjo. Selain itu, Mardji juga menanyakan bahan bakar yang dibawa didapat dari mana.
Dari beberapa pertanyaan, masih belum ada perkembangan baru. Bahkan, pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan masih dijawab dengan jawaban sama dan cenderung ngelantur.
Untuk mengimbangi perilaku Pije, dia mencoba menanyakan apakah Pije menaruh hati alias cinta mati pada Via Vallen? Pije hanya diam.
Pertanyaan tersebut dilontarkan, lantaran dari pengakuannya, Pije rela datang dari Cikarang dengan menumpang truk demi menemui idolanya. Pije mengaku fans berat Via Vallen (Vyanisty).
Dua kali Pije mendatangi rumah Via, namun tidak bisa bertemu idolanya. Hingga akhirnya dia marah dan membakar mobil idolanya.
"Saya sempat tanya. Apakah sebagai fans berat dia juga menaruh hati pada idolanya? Dia tidak menjawab," terangnya.
Baca Juga: Begini Foto Wajah Pembakar Mobil Via Vallen
Untuk diketahui, Selasa (30/6/2020) menjelang subuh, Via Vallen pelantun lagu "Sayang" mengalami musibah. Mobil Toyota Alphard berpelat nomor W 1 VV yang diparkir di sebelah rumahnya, dibakar orang tak dikenal yang mengaku sebagai fans beratnya (Vyanisty).
Kekinian, pelaku telah diamankan di Polsek Tanggulangin Sidoarjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat pasal 187 ayat 1 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman 12 tahun penjara.
Kontributor : Achmad Ali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
MAKI Geruduk Kejati Jatim Usai Temuan Emas dan Uang Diduga Milik Jampidsus, Ini Tuntutannya
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
Oknum ASN Gresik Resmi Ditahan Usai Jual Mimpi Jadi PPPK Lewat SK Bodong
-
Selamat Jalan Sang Capo: Andie Peci, Pejuang Marwah Persebaya Itu Kini Telah Berpulang
-
BRI Permudah Pembelian ORI030, Investasi ORI Mulai Rp1 Juta