-
Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan membusuk di sungai.
-
Warga curiga setelah mencium bau menyengat dari sungai.
-
Polisi evakuasi jasad, lakukan visum dan penyelidikan.
SuaraJatim.id - Penemuan mayat perempuan tanpa busana di Sungai Paron Ngawi menggegerkan warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2026). Jasad tersebut ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di pinggir sungai dalam kondisi sudah membusuk.
Penemuan mayat itu pertama kali diketahui seorang warga yang hendak pergi ke sawah. Saat melintas di sekitar aliran sungai, warga itu mencium bau tidak sedap dan melihat bagian tubuh menyerupai tangan manusia muncul dari sela-sela sampah.
Kabar tentang penemuan mayat pun cepat menyebar dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Warga setempat mendatangi lokasi sebelum akhirnya aparat datang melakukan penanganan lebih lanjut.
Kepala Dusun Jambangan, Dwi Ayu Retnowati, mengatakan penemuan tersebut bermula ketika warga mencium aroma menyengat dari arah sungai.
“Ada warga saya yang pergi ke sawah mencium bau tidak sedap dan melihat seperti tangan manusia. Setelah sampah dibongkar, ternyata benar itu mayat. Kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya, dikutip dari BeritaJatim.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Paron segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi jasad berada di sungai yang cukup dalam dan tersangkut di tumpukan sampah.
Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, menjelaskan pihaknya harus menggunakan tali untuk menarik jenazah ke tepi sungai.
“Begitu menerima informasi, kami langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Ciri-ciri korban adalah perempuan dengan perkiraan usia 40 hingga 50 tahun,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian. Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui.
Polisi masih melakukan penyelidikan polisi dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan. Aparat juga menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang yang sesuai dengan ciri-ciri korban.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri perempuan usia 40 hingga 50 tahun agar segera melapor ke Polsek Paron guna membantu proses identifikasi dalam kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Sungai Paron Ngawi tersebut.
Berita Terkait
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Teka-teki Mayat Perempuan di Tesla, Diduga Kuat Pacar D4vd karena Tato di Jari Telunjuk
-
Pembunuh Perempuan Terborgol di Cisauk Terancam Hukuman Mati
-
Misteri Mayat Perempuan Terborgol di Cisauk Terpecahkan: Pembunuhan Sadis Berlatar Utang
-
Berkaus Coklat, Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Atas Tumpukan Sampah Kali Cengkareng
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat
-
BRI dan BPKH Resmi Serahkan Banknotes SAR 152 Juta untuk Haji 2026
-
BRI Tawarkan Cicil Emas Praktis di BRImo, Bisa Digadai dan Dijual
-
Dilema UMKM: Naikkan Harga atau Bangkrut Gara-Gara Plastik Mahal
-
Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit & GOR BPBD Jatim: Perkuat Logistik Kebencanaan