SuaraJatim.id - Seorang dokter anak di Jawa Timur meninggal karena positif virus corona. Dia adalah Putri Wulan Sukmawati.
Dokter Putri bertugas di RSUD Dr Soetomo. Minggu (5/7/2020) pukul 23.55, Putri Wulan dinyatakan meninggal dunia dan menjadi dokter ke 14 di Jawa Timur yang meninggal karena Covid-19. Pernyataan ini pun diberikan langsung oleh Ketua IDI Jatim Sutrisno.
“Dengan meninggalnya PPDS Putri menjadi 14 Dokter di Jatim yang meninggal karena Covid-19, harapan kami meskipun kemungkinan transmisi ke dokter masih tinggi karena kasus juga masih banyak, tapi bisa dicegah semaksimal mungkin,” ujar Sutrisno seperti dalam rilis yang beritajatim.com terima, Senin (6/7/2020).
Prosesi penghormatan dokter kelahiran Malang ini pun sesuai dengan protokol pemulasaran Covid-19, dan penghormatan dilakukan dengan kondisi jenazah tetap berada di dalam ambulance.
Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, Joni Wahyuhadi membenarkan bila dr Putri meninggal dunia akibat Covid-19.
“Iya sudah konfirm Covid-19 dan sudah dirawat sejak 17 juni di RSUD Dr Soetomo,” ungkapnya.
Joni mengungkapkan mahasiswi yang tak lama lagi akan lulus ini juga merupakan keponakan dari Arief Basuki, dokter anestesi di RS Haji yang juga meninggal dunia akibat Covid 19 pada akhir Juni lalu.
Kepergian Putri Wulan Sukmawati menambah daftar panjng dokter yang meninggal kren terpapar Covid-19. Sebelumnya dr Berkatnu Indrawan Janguk, dr Boedhi Harsono, Miftah Fawzy Sarengat (PPDS FK Unair), Tjahyadi dan Arief Basuki telah lebih dulu gugur karena Covid-19.
Baca Juga: Singapura dan Filipina Masih Alami Penambahan Kasus Virus Corona
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Jejak Rokok dan Cambukan di Punggung: Tragedi Pilu Anak TK Dianiaya Ayah Tiri di Lumajang
-
Pura-pura Izin ke Kamar Mandi, Siswa SMK di Situbondo Malah Hantam Wajah Sang Guru
-
Bus Harapan Jaya Angkut 12 Pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya Usai Diperiksa 12 Jam
-
Badai di Kota Marmer: Drama OTT Bupati dan Malam Mencekam di Mapolres Tulungagung
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar