SuaraJatim.id - Dengan alasan terdesak masalah ekonomi, M Suherman (22) warga Krembangan, Surabaya, nekat mencuri ban serep truk yang terparkir di Jalan Kalimas Baru, Pabean Cantikan. Untungnya, berkat informasi dari seorang saksi, Suherman berhasil ditangkap polisi di rumahnya usai menjual hasil curiannya.
Menurut pengakuan tersangka, dirinya terpaksa mengambil ban serep dengan alat seadanya karena lama tidak bekerja.
“Mencuri karena untuk kebutuhan hidup saja, gak aneh-aneh. Ya liat aja bannya mudah diambil apa ndak, kalau mudah saya ambil,” katanya kepada petugas Polsek Pabean Cantikan, Surabaya sebagaimana dilansir Beritajatim.com, Rabu (8/7/2020).
Kronologis penangkapan pelaku terjadi ketika korban terkejut saat memeriksa truknya. Ban serep yang biasanya ditaruh bawah truk, hilang. Polisi menyelidiki ke lokasi dan mencurigai tersangka. Kemudian polisi mencari kemungkinan ada penjualan ban serep truk di beberapa lokasi. Hingga diketahui ada seseorang yang beberapa waktu lalu menjual ban truk.
“Kami selidiki dan kami ketahui identitas tersangka. Karena gelagat tersangka ini mencurigakan kata korban, jadi kami cek dan periksa ternyata benar ia pelakunya,” kata Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan AKP Endri Subandrio.
Polisi langsung menggerebek tersangka dan menggeledahnya. Polisi menemukan uang Rp 142 ribu sisa penjualan ban serep. Sebagian uang sudah digunakan tersangka untuk makan dan mencukupi kebutuhannya.
Tersangka mengaku timbul niat mencuri karena gelap mata tidak punya uang. Tesangka ini sendirian saat mencuri. Ia mencuri saat dini hari, kondisi di sekitar lokasi saat itu sedang sepi.
Ia dengan mudah melepas pengait rantai. Kemudian ia mengambil ban serep curiannya. Ia membawa lari ban menggunakan sepeda motor miliknya.
“Tersangka kemudian menjualnya dan saat ini masih kami selidiki lagi kemungkinan tersangka melakukannya di tempat lain,” katanya.
Baca Juga: Liburan ke Bali, Bule Cantik Asal Rusia Mewek Jadi Korban Pencurian
Berita Terkait
-
Liburan ke Bali, Bule Cantik Asal Rusia Mewek Jadi Korban Pencurian
-
55 Rumah Sakit di Surabaya Dikasih Ribuan Alat Rapid Test
-
Kehilangan Laptop di Mall, Ini Modus Pelaku yang Perlu Diwaspadai
-
Kuras ATM Teman, Oknum Staf Unud Habiskan untuk Judi Online
-
Penyebar Video Dokter Telanjang karena Stres Corona Bantah Cari Followers
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan