Beberapa laporan wabah yang berkaitan dengan ruangan tertutup dan ramai bisa memicu penularan aerosol. Misalnya, saat latihan panduan suara, di restoran dan di kelas kebugaran.
Namun, sebuah bukti menunjukkan bahwa penularan SARS-CoV-2 terjadi terutama antara orang melalui kontak langsung, tidak langsung atau dekat dengan orang yang terinfeksi melalui sekresi yang terinfeksi, seperti air liur.
Selain itu, bisa pula melalui sekresi pernapasan atau tetesan pernapasan yang dikeluarkan ketika batuk, bersin, berbicara atau bernyanyi. Tetesan pernapasan dari orang yang terinfeksi ini juga bisa mendarat di benda.
Situs web WHO juga mencatat bahwa penularan virus corona Covid-19 lebih mudah di beberapa ruangan tertutup, seperti restoran, klub malam, tempat ibadah dan tempat kerja. Semua tempat itu memungkinkan banyak orang berteriak, berbicara atau bernyanyi.
Di tempat-tempat itulah transmisi aerosol juga lebih mungkin terjadi, terlebih bila ruangan penuh sesak dan tidak berventilasi. Sehingga orang lebih mungkin terinfeksi virus dari orang lain melalui udara.
Ada perbedaan antara partikel yang dilepaskan ketika seseorang batuk atau bersin dan mentransmisikan Covid-19 dibandingkan dengan partikel aerosol.
"Kami selalu mengira itu mengudara, karena kamu tidak benar-benar perlu melakukan kontak langsung dengan mulut atau hidung seseorang untuk terinfeksi virus. Jadi, bila seseorag bersin, virus itu bisa bertahan hidup dan menular melalui udara sebagai tetesan besar yang sampai ke mulut dan hidung," kata Brittany Kmush, asisten profesor yang berspesialisasi dalam kesehatan masyarakat dan penyakit menular di Universitas Syracuse di New York.
Jadi, ini adalah partikel yang sangat kecil dan bissa bertahan di udara untuk waktu lama. Partikel ini bisa melangkah lebih jauh dan ada beberapa bukti bahwa Covid-19 bisa ditransmisikan dalam metode ini.
"Kita harus terus melakukan masking dan menjaga jarak serta tingga di rumah saja bila memungkinkan," kelas Kmush.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Tinggi, Risma: Kalau Bisa Ganti Nyawa Saya, Saya Ikhlas
Dr. Benedetta Alleganzi, pimpinan teknis WHO untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, mengatakan bahwa agensi tersebut telah membahas dan bekerja sama dengan banyak ilmuwan yang menandatangani surat pernyataan bahwa WHO tidak berterus terang tentang penularan virus melalui udara.
"Kami mengakui bahwa ada bukti yang muncul di bidang ini, seperti di semua bidang lain mengenai virus corona Covid-19 dan pandemi. Karena itu, kami percaya bahwa kami harus terbuka terhadap bukti ini dan memahami implikasinya mengenai cara penularan dan tindakan pencegahan," katanya.
Dalam beberapa waktu, Maria Van Kerkhove, pemimpin teknis WHO mengatakan lembaga itu telah berbicara tentang kemungkinan penularan melalui udara dan penularan aerosol sebagai salah satu cara penularan virus corona Covid-19.
"Ini tidak hanya mencakup jarak fisik, termasuk penggunaan masker sesuai dalam pengaturan tertentu, khususnya di mana Anda tidak bisa melakukan jarak fisik, terutama petugas kesehatan," jelasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter
-
Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran
-
Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak
-
Endang Tirtana Soroti Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI
-
Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar