SuaraJatim.id - Tim Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menangkap pasien positif COVID-19 berinisial HS (35), asal Gontoran Barat, karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.
Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson membenarkan bahwa HS ditangkap dengan barang bukti 12 poketan klip plastik bening berisi sabu-sabu siap edar.
"Sore tadi ditangkap dengan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu," kata Ericson sebagaimana dilansir Antara.
Dari hasil pemeriksaan sementara, 12 poketan siap edar yang berat kotornya mencapai 4,6 gram diperoleh dari wilayah Karang Bagu, Kota Mataram.
"Dia ngakunya cuma beli poketan saja," ujarnya.
Terkait dengan statusnya sebagai pasien, Ericson mengaku telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19. Dari keterangan, didapatkan bahwa HS salah satu pasien yang kabur dari areal karantina di Rumah Sakit Darurat Asrama Haji, Kota Mataram.
"Informasinya dia kabur sepekan yang lalu," ungkapnya.
Hal itu pun diakui HS, kepada penyidik kepolisian. Dia mengaku dirinya sebagai pasien positif COVID-19 yang sudah empat hari menjalani perawatan medis di lantai dua asrama haji. Alasannya kabur karena bosan.
"Sudah swab, tapi hasilnya belum juga dikasih, jadi dia kabur lewat jendela, turun pakai gorden," kata Ericson.
Baca Juga: Pasien Corona yang Kabur dari RS di Malang Ternyata Melahirkan Bayi Kembar
Kini HS yang telah diamankan pihak kepolisian karena kasus narkoba, rencananya akan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.
Berita Terkait
-
Pecah Rekor, Pasien Corona di Jakarta Bertambah 441 Orang Hari Ini
-
Dokter Erlina Beberkan Pemicu Kasus Corona RI Melesat di Atas China
-
Tambah 5 Orang Hari Ini, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 1.279
-
7.008 Anak Indonesia Positif Corona, 1,6 Persen di Antaranya Meninggal
-
Anggota DPRD Makassar yang Bawa Jenazah PDP Corona Tak Ditahan Polisi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
Buruh Rokok Demo Pemkab Pamekasan, Desak 8 Tuntutan Dikabulkan
-
5 Fakta Viral Istri Selingkuh di Probolinggo, Suami Minta Selingkuhan Nikahi Sang Istri
-
Achsanul Qosasi Blak-blakan Ungkap 4 Alasan Madura Layak Jadi KEK Tembakau
-
Oknum Pegawai Kecamatan Aniaya 4 Pekerja SPBU di Tuban Terekam CCTV, Polisi Turun Tangan