SuaraJatim.id - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang kini terbilang tinggi dengan membukukan 742 orang dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, sejumlah 59 orang di antaranya, dinyatakan meninggal dunia.
Meski demikian, Wali Kota Malang Sutiaji mengklaim laporan pasien meninggal tersebut didominasi bukan warga yang berasal di wilayahnya.
"Itu banyak yang bukan Warga Malang, tapi kejadiannya di Malang dan sudah di-declare menjadi kematian di Malang," ujarnya, Rabu (5/8/2020).
Hal itu, lanjut dia, bukan tanpa dasar yang jelas. Sebab, Kota Malang memiliki beberapa rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Ia mencontohkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar yang juga menjadi rujukan di wilayah Provinsi Jawa Timur.
"Dan ini rata-rata yang banyak kematian di rumah sakit rujukan dan di rumah sakit rujukan ini bukan rujukan Malang Raya saja, tapi ada pasien-pasien dari luar juga yang memang kadang itu sudah di-declare di Malang," jelasnya.
Fenomena lainnya, lanjut dia, ada warga luar kota yang berkunjung ke Kota Malang selama sepekan. Kemudian, warga tersebut terjangkit Covid-19 dan tercatat sebagai pasien di wilayahnya.
"KTP di luar Kota Malang tapi kasus masuk Malang, itu banyak kita temukan. Lebih dari 20 persen yang bukan dari Malang," katanya.
Fakta tersebut diperkuat dengan data yang merujuk pada Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Kota Malang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Angka kematian dari Prolanis tersebut terhitung kecil.
"Angka kematiannya agak tinggi di komorbid, tapi lucunya ini tidak termasuk anggota prolanis. Prolanis kita ini kan jumlahnya 19 ribu yang punya komorbid dan terdaftar di BPJS, tapi yang meninggal bukan di situ. Justru yang meninggal dari jumlah 19 ribu tadi dari data yang kami peroleh dari puskesmas, maupun klinik tidak lebih dari angka 10 yang ikut dari Prolanis itu," urainya.
Baca Juga: Mengintip Koleksi APD Karakter Dokter Gigi yang Viral di Malang
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
3 Fakta Gus Idris Bongkar Isu Pelecehan Seksual Viral, Siap Ikuti Proses Hukum!
-
Simpan 60 Kilo Sabu di Apartemen MERR Surabaya, WN Malaysia Terancam Hukuman Mati
-
Khofifah Paparkan Creative Financing dalam Sarasehan Nasional MPR RI soal Obligasi Daerah
-
Gubernur Khofifah Tak Hadiri Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Ini Permintaannya ke KPK
-
Fakta-fakta Penemuan Bayi Laki-Laki di Kolong Meja Warung Gorengan di Lumajang