SuaraJatim.id - Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa anggota Pramuka harus lantang mengajak masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan saat pandemi COVID-19.
"Anggota Pramuka harus jadi speaker agar masyarakat semakin disiplin dan peduli. Jaga jarak aman, pola hidup bersih dan sehat serta bermasker," jelasnya dalam peringatan Hari Pramuka ke-59 di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu sore (12/8/2020).
Sebagai Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga melanjutkan pesan Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Kamabinas) agar anggota Pramuka tak pernah bosan menyampaikan edukasi ke masyarakat bahwa pandemi COVID-19 belum selesai.
Menurutnya, kepedulian dan kedisiplinan masyarakat menjadi penting karena beberapa saat ini sejumlah sektor mulai menggeliat dan perekonomian bergerak.
"Sehingga kedisplinan dan kepedulian masyarakat menjadi titik sentral untuk bisa digerakkan oleh Pramuka," ucap Khofifah Indar Parawansa.
Sementara itu, peringatan Hari Pramuka Ke-59 dilakukan secara virtual dan diikuti pengurus Kwartir Daerah Pramuka Jatim, serta Majelis Pemimbing Cabang-Kwartir Cabang (38 kabupaten/kota).
Pada kesempatan ini, Ketua Kwarda Jatim, Saifullah Yusuf berterima kasih kepada Pemprov Jatim, terutama kepada Khofifah Indar Parawansa yang telah menunjukkan kepedulian terhadap Pramuka setempat.
"Semua program Pramuka selalu mendapat dukungan dari Gubernur. Seperti membangun rumah, mengecat warna-warni rumah dan jembatan, membantu membuat jalan serta bagi-bagi masker di masa pandemi ini," kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.
Wakil Gubernur Jatim periode 2009-2019 ini juga mengucapkan terima kasih karena Pramuka Jatim mendapat bantuan 250 ribu masker yang nantinya dibagikan kepada masyarakat di sejumlah daerah.
Baca Juga: Banyak Transmisi Lokal, Pulau di Karimun Ini Jadi Zona Merah Covid-19
"Intinya, kami sangat mengapresiasi Kamabida Kak Khofifah sehingga Pramuka Jatim menjadi salah satu yang diperhitungkan di tingkat nasional," pungkasnya. [Antara].
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Tag
Berita Terkait
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah Benarkan? BRI: Hoaks!
-
Gubernur Khofifah dan Kepala BRIN Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Inovasi
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji