RR Ukirsari Manggalani
Helena Christensen dengan busana matching masker [Instagram: @mercedesbenzfashion]

SuaraJatim.id - Apakah era new normal atau tatanan normal baru berarti pandemi COVID-19 sudah berlalu? Rupanya belum. Justru kasus bisa meninggi bila tidak mematuhi aturan jaga jarak serta tidak mengenakan masker. Pentingnya penggunaan penutup mulut dan hidung inilah yang menjadi dasar supermodel legendaris Helena Christensen bekerja sama dengan Mercedes-Benz memamerkan masker dalam ajang busana Copenhagen Fashion Week (CPHFW).

Diunggah di laman media sosial Instagram Mercedes-Benz Fashion, @mercedesbenzfashion, Helena Christensen sebagai model kondang sekaligus UNHCR Goodwill Ambassador (atau duta bidang pengungsi dalam organisasi PBB) tampil memberikan edukasi soal pentingnya mengenakan masker di masa pandemi COVID-19 dengan cara unik. Yaitu dalam bentuk game permainan kata.

Jadi, pihak Mercedes-Benz melontarkan satu kata, dan Helena menanggapi dengan satu kata juga sebagai reaksi.

Nah, ternyata, apapun kata yang dilayangkan, ia hanya menjawab dengan satu kata, yaitu "masker". Petikannya antara lain seperti ini: Lingkungan? Masker. Komunitas? Masker. Tanggung jawab? Masker.

Baca Juga: Terpapar Corona, Novel Baswedan Awalnya Ngeluh Sakit Demam dan Batuk

Model asal Denmark, Helena Christensen menghadiri Chanel Metiers D'Art 2018/19 Show diThe Metropolitan Museum of Art, New York City [AFP/Angela Weiss].

Hal itu menunjukkan pentingnya masker yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita saat ini. Bukan untuk kepentingan pribadi, namun bagi komunitas serta lingkungan pula. Atau sebuah kesadaran saling jaga.

Dalam unggahan itu pihak Mercedes-Benz juga menyatakan, "Busana bisa fungsional (padupadan dengan masker). Kami tengah menanti Copenhagen Fashion Week bersama Helena Christensen yang mencoba beberapa masker karya desainer setempat."

Sebelum mengikuti peragaan Copenhagen Fashion Week yang berlangsung di negara kampung halamannya, Denmark, Helena Christensen yang masih cantik luar biasa dalam usia melewati setengah abad ini menjalani lockdown di New York, Amerika Serikat hanya berduaan dengan putranya yang berusia 20 tahun.

Komentar